Tim Gabungan Kembali Gagalkan Penyelundupan Puluhan Ekor Kambing

picsart 22 08 08 16 48 02 351
GAGAL - Penyelundupan puluhan ekor kambing kembali digagalkan.

Negara, DENPOST.id

Sejak merebaknya kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak, tim gabungan baik dari Karantina Gilimanuk, Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, TNI dan instansi terkait lainnya memaksimalkan pengawasan di Gilimanuk.
Sesuai Undang Undang Nomor 21 tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan pasal 35, setiap orang yang melalulintaskan hewan, tumbuhan dan produknya harus dilengkapi dengan sertifikat kesehatan dari daerah asal.

Baca juga :  Belasan Remaja Tanpa Identitas Dipulangkan

Dengan memaksimalkan pengawasan tersebut, Minggu (7/8/2022) tim gabungan kembali berhasil menggagalkan penyelundupan 20 ekor kambing dari Banyuwangi. Kambing-kambing tersebut akan masuk menuju Bali tanpa dilengkapi dokumen karantina.
Penanggung jawab Karantina Pertanian Wilayah Kerja Gilimanuk, I Nyoman Ludra, Senin (8/8/2022) mengatakan, 20 ekor kambing tersebut dibawa oleh BS, bersama AH dan MKH dari Banyuwangi menuju Tabanan dengan menggunakan mobil L 300 plat P 8768 VD.
Karena mereka tidak membawa dokumen sehingga mobil dan kambing tersebut diamankan.

Baca juga :  Diduga Terlindas, Pemotor Asal Banyuwangi Tewas

Pejabat Karantina Pertanian Wilayah Kerja Gilimanuk meminta keterangan mengenai media pembawa kepada supir angkutan dan melakukan tindakan penolakan terhadap kambing-kambing tersebut dan dikembalikan ke daerah asal. Mereka diminta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut.

Kambing merupakan media pembawa bagi penyakit mulut dan kuku (PMK) yang dilarang pemasukkannya ke Pualau Bali sesuai dengan Surat Edaran Satgas Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) No. 4/2022 tentang pengendalian Lalu Lintas Hewan Rentan Penyakit Mulut dan Kuku dan Produk Hewan Rentan Penyakit Mulut dan Kuku berbasis Zonasi. (120)

Baca juga :  Ayah Meninggal, Putu Sandi Dipa Bekerja di Bengkel Las

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini