Ribuan Gram Hasish Senilai Rp3,5 Miliar Dimusnahkan

picsart 22 08 08 19 07 57 979
MUSNAHKAN NARKOTIKA - Kapolres Gianyar, AKBP I Made Bayu Sutha Sartana, bersama Forkompinda Gianyar, Bea Cukai dan para perwira, saat melakukan pemusnahan ribuan BB narkotika jenis hasish di Mapolres Gianyar, Senin (8/8/2022).

Gianyar, DENPOST.id

Jajaran Polres Gianyar bersama Bea Cukai berhasil mengamankan 1,673,59 gram hasish di wilayah Ubud. Narkotika ini diduga berasal dari Amerika Serikat, yang dikirim melalui paket.

Bahkan barang haram ini sudah masuk wilayah Polres Gianyar, dan kiriman yang ketiga berhasil diamankan. Narkotika jenis hasish ini bila diuangkan bisa mencapai Rp3,5 miliar. Dengan diamankan 1,673,59 gram hasish ini, sekitar 3.000 manusia berhasil diselamatkan dari bahaya narkotika ini.

Polisi belum berhasil menangkap pelaku pengiriman barang haram ini. Barang haram narkotika hasish ini pun dimusnahkan pihak Polres Gianyar bersama Forkopimda Gianyar dan Bea Cukai di Mapolres Gianyar, Senin (8/8/2022).

Kapolres Gianyar, AKBP I Made Bayu Sutha Sartana, di sela-sela pemusnahan barang bukti didampingi Forkompinda Gianyar, petugas Bea Cukai, dab para perwira Polres Gianyar mengatakan Satuan Resnarkoba Polres Gianyar bekerjasama dengan Bea Cukai telah menggagalkan peredaran gelap narkotika jenis hasish yang masuk ke wilayah Kabupaten Gianyar. Paket hasish dipesan menggunakan nama WNA dengan domisili di Ubud, namun setelah ditelusuri nama penerima paket ternyata fiktif, dengan pengiriman melalui paket.

Baca juga :  Mengamuk, Seorang Perempuan Diamankan Petugas

“Paket kemudian kami amankan untuk digeledah isinya,” ungkap AKBP Bayu Sutha.

Dikatakan dia, dalam paket yang digeledah berisi narkoba jenis hasish yang dikemas berbagai jenis makanan ringan, bentuk permen, bentuk saos dan berbagai jenis. Namun, setelah dilakukan pengujian laboratorium, semua makanan tersebut ternyata mengandung narkotika jenis hasish yang merupakan olahan dari ganja.

Tidak tanggung-tanggung, hasish tersebut merupakan kualitas nomor 1 dari kemurniannya. Untuk pelaku sendiri, jajarannya masih melakukan pelacakan karena dipastikan pelaku merupakan jaringan sindikat yang sudah profesional berasal dari luar negeri. “Setelah ditimbang, paket hasish tersebut seberat 1.673 gram atau 1,6 kg. Kalau ditaksir harganya sekitar Rp3,5 miliar lebih,” katanya.

Baca juga :  Musim Hujan, Kapolsek Payangan Imbau Warga Waspada

Sementara Kasat Narkoba Polres Gianyar, AKP IGN Jaya Winangun, S.H, M.H., mengatakan kronologi awal pengungkapan pengiriman paket hasish bernilai miliaran tersebut dari adanya temuan petugas terhadap seorang WNA di Ubud yang sedang “play” sakau karena menggunakan narkotika. Setelah diinterogasi dan digeledah, petugas menemukan hasish di penginapannya. “Dari situ kita telusuri dan bekerjasama dengan Bea Cukai untuk mencari asal pengiriman barang. Ternyata asalnya dari Amerika, dan ada 1 paket lagi yang akan dikirim ke alamat di Ubud,” ucapnya. (116)

Baca juga :  Lapuk, Pohon Merak Tumbang dan Timpa Atap SDN 2 Bakas

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini