Androyuan Minta Warga Hati-hati Pinjamkan Barang

picsart 22 08 09 14 07 50 936
Kepala Satuan Resere Kriminal Polres Bangli, AKP Androyuan Elim

KASUS penggelapan di wilayah Hukum Polres Bangli belakangan ini cenderung ramai. Bahkan jumlah kasus meningkat hingga 90 persen dari tahun lalu.

Kepala Satuan Resere Kriminal Polres Bangli, AKP Androyuan Elim, mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya sudah menangani 13 kasus penggelapan, sementara tahun lalu hanya menangani 7 kasus. Jenis kasusnya didominasi penggelapan kendaraan yang melibatkan orang dari luar Pulau Bali, sehingga agak sulit ditangkap.

Baca juga :  Masih Pandemi Covid-19, Coklit Pemilih Bisa Lewat Online

“Yang paling sulit diungkap kasus penggelapan kendaraan apalagi pelakunya dari luar pulau dan KTP yang digunakan jaminan hanya fotocopi palsu,” sebut Androyuan, Selasa (9/8/2022).

Dengan meningkatnya kasus pengelapan dan penipuan ini, pihaknya mengimbau masyarakat agar selalu hati-hati saat meminjamkan ataupun menyewakan barang kepada orang lain, baik yang sudah dikenal maupun yang baru dikenal.
“Kita harap masyarakat selalu berhati-hati saat meminjamkan ataupun menyewakan barang. Sebelum menyewakan barang periksa dulu KTP aslinya dan pastikan orangnya dari mana untuk menghindari penggelapan. Jangankan yang belum dikenal, kadang meminjamkan atau menyewakan pada orang yang sudah dikenal pun kerap jadi masalah penggelapan. Entah dijual atau paling sering digadaikan dengan alasan karena kepepet bayar utang,” tegas perwira asal Manado ini. (rin)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini