Seorang Ojol Ditangkap Sat Res Narkoba Polres Klungkung

picsart 22 08 10 12 43 56 420
NARKOBA - Sat Res Narkoba Polres Klungkung memperlihatkan empat pelaku penyalahgunaan narkoba, Rabu (10/8/2022).

Semarapura, DENPOST.id

Sat Narkoba Polres Klungkung kembali berhasil mengamankan empat pelaku penyalahgunaan narkoba. Dari empat tersangka yang ditangkap, satu orang berinisial AT alias K yang bekerja sebagai ojek online (ojol) berperan sebagai pengedar. Apalagi dari pengembangan kasus ini, petugas mengamankan total barang bukti sebanyak 96 paket sabu dengan berat 41,54 gram bruto.

Kapolres Klungkung, AKBP I Nengah Sadiarta, didampingi Kasat Narkoba, AKP Ketut Wiwin Wirahadi dan Kasi Humas, Iptu Agus Widiono mengatakan, kasus ini terungkap dari penangkapan IGRS di tempat kosnya di Jalan Raya Puputan, persisnya di sebelah timur Pasar Galiran pada Jumat (5/8/2022). Saat itu petugas mengamankan 2,17 gram sabu sabu dari tangannya.

Baca juga :  Diduga Akibat Arus Pendek, Rumah Makan di Klungkung Terbakar

“Nah setelah petugas melakukan pengembangan, IGRS mengaku mendapatkan barang (SS) dari AT yang berasal dari Klungkung dan tinggal di Denpasar,” ungkap Kapolres, Nengah Sadiarta, Rabu (10/8/2022).

Setelah mendapat informasi tersebut, petugas kemudian melakukan pengejaran terhadap AT yang diketahui bekerja sebagai Ojol di Denpasar. Tersangka, AT akhirnya ditangkap di pinggir Jalan Bay-pass Ngurah Rai, Denpasar pada Sabtu (6/8/2022) sekitar pukul 13.00 Wita. Bahkan dari hasil penggeledahan, petugas menemukan belasan paket SS dari tangan tersangka.

Baca juga :  Personel Polres Klungkung Diterjunkan ke Nusa Penida

“Setelah menangkap tersangka, anggota kami juga melakukan penggeledahan di kamar kosnya di Pedungan, Denpasar dan menemukan puluhan paket SS dengan total sebanyak 96 paket dengan berat 41,54 gram bruto,” jelasnya.

Polres juga dikatakan masih mendalami kasus tersebut. Karena AT mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari seseorang. Ia hanya mengaku diminta untuk menempel puluhan paket SS tersebut di wilayah Denpasar dengan upah Rp 50 ribu per paket. Sedangkan harga SS tersebut dijual Rp 1,5 juta per paketnya.

Baca juga :  Bupati Suwirta Serahkan Bantuan Korban Banjir di Kusamba

“Saya hanya disuruh nempel saja di sekitaran Denpasar. Dan menerima upah Rp 50 ribu per paket,” ungkap AT kepada Kapolres, Sadiarta.

Selain kedua tersangka, Sat Narkoba Polres Klungkung juga menangkap dua pelaku penyalahgunaan narkoba berinisial IKES alias M, dan IPYJ di wilayah Dawan pada bulan Juli lalu. Tersangka, IKES ditangkap di wilayah Dawan Klod dengan barang bukti satu paket SS dengan berat 0,34 gram bruto. Sedangkan IPYJ ditangkap di wilayah Paksebali dengan barang bukti satu paket SS dengan berat 0,97 gram. (119)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini