Belum Bebas Jambret, Puluhan TNI dan Polri Kembali Sisir Kuta

picsart 22 08 14 15 32 39 539
Kabag Ops Polresta Denpasar, Kompol I Made Uder

Kuta, DENPOST.id

Kapolresta Denpasar, Kombes Bambang Yugo Pamungkas, didampingi Dandim 1611/Badung Kolonel Dody Triyo membawa puluhan anggotanya ke Ground Zero, di Jalan Legian, Kuta, Badung, Sabtu (13/8/2022) malam. Dikerahkannya personel gabungan itu, lantaran Kuta masih rawan aksi kejahatan jalanan yang menyasar wisatawan asing.

Kabag Ops Polresta Denpasar, Kompol I Made Uder, mengatakan, wilayah Kuta masih belum bebas aksi kejahatan. Untuk itu Polresta Denpasar dan Kodim Badung beserta Desa Adat Kuta terus bersiaga dan menggelar patroli. “Kesiagaan ini akan berlangsung setiap hari dan berakhir setelah para penjahat ditangkap hingga Kuta aman. Jelang KTT G-20, Kuta dan sekitarnya harus bersih dari aksi kejahatan jalanan,” katanya, ditemui usai apel pasukan di Ground Zero Kuta, Sabtu malam.

Baca juga :  Epilepsi Kumat Saat Menimba Air, Acep Terjatuh ke Sumur

Menurut Uder, fokus patroli di sepanjang Jalan Legian, Popies 1 dan 2 serta Jalan Pantai Kuta. “Operasi ini merupakan tindak lanjut dari kejadian kriminalitas sebelumnya. Dan juga bentuk sinergitas TNI-Polri dalam mengamankan wilayah sehingga kejadian seperti kemarin (jambret) tidak terjadi kembali,” kata Uder.

Sementara itu, Dandim Dody Triyo mengatakan, kegiatan pengamanan itu untuk mengantisipasi terjadinya kasus jambret. “Kami Kodim 1611/Badung selalu mendukung upaya kepolisian untuk mengamankan dan menertibkan masyarakat di wilayah Kuta yang belakangan terjadi sesuatu yang kurang baik,” ucap Dody.

Baca juga :  Giri Prasta Buka Lomba MTQ XXIX Kabupaten Badung

Dody memerintahkan anggota TNI yang patroli dan berjaga di Kuta agar menindak tegas pelaku kejahatan jalanan di Kuta. “Selama ini sudah jelas saya sampaikan ke anggota, apabila melihat pelaku kejahatan jalanan, segera tangkap dan diserahkan kepada kepolisian. Saya mengimbau dan mengajak masyarakat untuk peduli, jika ada kriminal yang kecil dibiarkan nanti akan berkembang menjadi yang besar. Jadi tidak boleh berkembang, sehingga wilayah aman dan zero kriminal,” pungkasnya. (124)

Baca juga :  80 Karyawan di Nusa Dua Jadi Sampling Survei Swab Antigen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini