Gubernur Koster Bersyukur Covid-19 Dikelola Sangat Baik

kosterku
SERAHKAN PENGHARGAAN - Gubernur Bali Wayan koster DIDAMPINGI Wagub Cok Ace menyerahkan penghargaan Dharma Kusuma kepada salah seorang dari empat seniman Bali pada puncak peringatan Hari Jadi ke-64 Provinsi Bali di Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala, Denpasar, Minggu (14/8/2022).

Denpasar, DenPost.id

Puncak Peringatan Hari Jadi ke-64 Provinsi Bali dirayakan dengan upacara bendera di Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala, Denpasar, Minggu (14/8/2022). Gubernur Bali Wayan Koster bertindak sebagai inspektur pada upacara yang melibatkan pimpinan OPD dan seluruh pegawai di lingkungan Pemprov Bali serta perwakilan siswa SMA tersebut. Upacara ini juga dihadiri perwakilan pimpinan DPRD Bali, Ketua TP PKK Provinsi Bali Putri Suastini Koster, Wakil Gubernur (Wagub) Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace), Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra, dan jajaran Forkopimda Provinsi Bali.

Mengawali pidatonya, Gubernur Wayan Koster menyampaikan syukur karena berkat kerja keras Satgas Penanganan Covid-19 dan dukungan seluruh krama Bali, pandemi yang melanda seluruh dunia dan pertama kali muncul di Bali pada 10 Maret 2020 ini, dapat dikelola dengan sangat baik. Menurutnya, pencapaian ini merupakan keberhasilan membangun kekebalan tubuh masyarakat melalui vaksinasi. Provinsi Bali masuk kategori terbaik dalam penanganan pandemi covid-19, tercepat dalam pencapaian vaksinasi, dengan vaksinasi booster tertinggi di Indonesia yaitu mencapai 78%.

Atas capaian ini, Gubernur Koster menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua unsur Satgas Penanganan Covid-19 yang bekerja keras secara bersama-sama dengan berbagai komponen masyarakat. Ucapan terima kasih juga ditujukan ke masyarakat luas yang dengan tertib, disiplin, dan penuh tanggung jawab mengikuti ketentuan protokol kesehatan (prokes) covid-19.

Sejalan dengan makin membaiknya kondisi pandemi dan tingginya pencapaian vaksinasi di Bali, Gubernur Koster mengambil langkah berani meyakinkan pemerintah pusat agar Bali diberi kelonggaran bagi wisman dan wisdom berkunjung ke Bali tanpa karantina mulai 7 Maret 2022. Sejak saat itu, kunjungan wisman dan wisdom ke Bali terus meningkat. Peningkatan kunjungan wisatawan ini secara langsung berdampak pada pertumbuhan ekonomi Bali yang bangkit dari keterpurukan, tumbuh positif sebesar  3,04% pada triwulan kedua tahun 2022.

Baca juga :  Mantan Sekda Jadi Tersangka, Bupati PAS Hanya Katakan Ini

Gubernur Bali tamatan ITB ini yakin momentum yang sangat baik ini dapat dipertahankan, sekaligus ditingkatkan seiring semakin banyaknya even nasional dan internasional di Bali, terutama rangkaian Presidensi G20 yang puncaknya pada 15 dan 16 November mendatang.

Ketua DPD PDIP Bali ini mengajak seluruh komponen menjadikan pandemi covid-19 sebagai pelajaran berharga, membangun kesadaran baru, memperoleh pengetahuan dan pendekatan baru,  mematangkan serta memperkokoh itikad dan tekad bersama dalam mewujudkan visi pembangunan Bali “Nangun Sat Kerthi  Loka  Bali”  melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru. Visi itu mengandung makna menjaga kesucian dan keharmonisan alam bali beserta isinya untuk mewujudkan kehidupan krama yang sejahtera dan bahagia sekala-niskala menuju kehidupan krama dan Gumi Bali sesuai Prinsip Trisakti Bung Karno: Berdaulat Secara Politik, Berdikari Secara Ekonomi, dan Berkepribadian dalam Kebudayaan melalui Pembangunan Secara Terpola, Menyeluruh, Terencana, Terarah, dan Terintegrasi Dalam Bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia Berdasarkan Nilai-nilai Pancasila 1 Juni 1945.

Gubernur asal Desa Sembiran, Buleleng, ini menjabarkan bahwa visi ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’ diselenggarakan dengan membentuk dan memberlakukan 47 produk hukum penting dan strategis untuk menata secara fundamental dan komprehensif pembangunan Bali. Seluruh produk hukum dimaksud, selain sebagai landasan hukum, juga menjadi haluan dalam mempercepat pencapaian Bali Era Baru.

Selama empat tahun pelaksanaannya, banyak capaian nyata yang terwujud. Capaian itu mencakup lima bidang prioritas yaitu penguatan dan pemajuan desa adat, tradisi, seni-budaya, serta kearifan lokal Bali, yang ditandai dengan semakin semaraknya krama Bali menyelenggarakan berbagai bentuk aktivitas adat dan budaya, meningkatnya penyediaan pangan yang berkualitas melalui pertanian organik menuju Bali pulau organik; semakin membaiknya kualitas layanan dan jaminan kesehatan; meningkatnya akses dan mutu pendidikan; peningkatan kompetensi dan pelindungan tenaga kerja, terutama pekerja migran Indonesia (PMI) krama Bali; penyelenggaraan kepariwisataan berbasis budaya, berkualitas, dan bermartabat; keberpihakan secara kuat dan konsisten pada penggunaan produk lokal Bali; dan bergerak menuju Bali Mandiri Energi dengan energi bersih.

Baca juga :  Hemat Pengeluaran Saat Transaksi Jual Beli  Sapi, Badung Lakukan ini

Pencapaian pembangunan Bali Era Baru juga mencakup perbaikan kualitas ekosistem alam yaitu  pembatasan timbulan sampah plastik sekali pakai; pengelolaan sampah berbasis sumber; pelindungan danau, mata air, sungai, dan laut; dan pelestarian tanaman lokal Bali sebagai taman gumi banten, puspa dewata, usada, dan penghijauan. Berbagai kebijakan dan program yang ramah lingkungan ini berdampak pada penuruan emisi karbon, bergerak menuju net zero emission sejalan dengan tuntutan global.

Pencapaian Bali Era Baru ini diperkuat dengan pembangunan infrastruktur yang terkoneksi dan terintegerasi yakni pelindungan kawasan suci Pura Agung Besakih; kawasan Pusat Kebudayaan Bali; shortcut Singaraja-Mengwitani; pelabuhan segitiga Sanur-Sampalan-Bias Munjul; Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali; Bendungan Sidan dan Tamblang; Jalan Tol Jagat Kerthi Gilimanuk-Mengwi; dan pengembangan pelabuhan Benoa menjadi Bali maritime tourism hub.

Penguatan Bali Era Baru juga dilaksanakan dengan memberlakukan tata-titi kehidupan krama Bali berdasarkan nilai-nilai kearifan lokal Sad Kerthi dalam Bali Era Baru, dengan menyelenggarakan peringatan rahina tumpek secara niskala-sekala. Tata-titi kehidupan krama Bali diselenggarakan sebagai upaya serius internalisasi nilai-nilai kearifan lokal Sad Kerthi sebagai laku hidup sehari-hari orang Bali yang berkarakter dan berjati diri, sekaligus benteng ketahanan budaya dalam menghadapi arus deras dinamika perubahan zaman dalam skala lokal, nasional,  dan global, serta intervensi budaya asing.

Baca juga :  Pasien Isoman Kategori Miskin Bakal Diberi Paket Obat Gratis

Menurut Gubernur Koster, berbagai produk hukum dan capaian pembangunan  Bali harus dijadikan fondasi yang kokoh guna semakin memantapkan pelaksanaan visi ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’ ke depan sebagai gerakan perubahan bersama oleh seluruh masyarakat Bali untuk mewujudkan keharmonisan alam, manusia, dan kebudayaan dalam Bali Era Baru.

Sebagai Gubernur yang memimpin langsung pembangunan Bali, Koster mengapresiasi seluruh inisiatif, partisipasi, dukungan, sinergi, kolaborasi, dan rasa militan, masyarakat Bali melalui berbagai bentuk aktivitas untuk mewujudkan visi ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’ dalam Bali Era Baru yaitu Bali yang kawista, kang tata-titi tentram kertha raharja, dan gemah ripah loh jinawi. Gubernur Koster benar-benar merasakan suasana yang sangat membahagiakan, betapa antusiasmenya masyarakat Bali memahami, menghayati, meyakini, serta melaksanakan, secara meluas dan masif visi ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’ dalam berbagai aktivitas kehidupan.

Gubernur Koster mengajak krama Bali supaya tetap kompak, guyub, bersatu, gilik-saguluk, paras paros, salunglung sabayantaka, sarpanaya, seia sekata, seiring sejalan, bekerja sama dengan sama-sama bekerja dan bergotong-royong.

Upacara peringatan Hari Jadi ke-64 Provinsi Bali juga diisi dengan penyerahan hadiah berbagai lomba serta sejumlah penghargaan. Penghargaan itu antara lain Dharma Kusuma bagi empat orang yang mendedikasikan diri di bidang seni dan budaya, penghargaan pembangunan daerah tingkat Bappeda kabupaten/kota, donor darah 100 kali, penghargaan Adhyasta Prajaniti Inspektorat Provinsi Bali, penghargaan untuk juara lomba teknologi tepat guna, koperasi berprestasi dan ASN Pemprov Bali berprestasi, hingga penghargaan bagi pemenang turnamen olahraga Korpri. Selain penghargaan dan hadiah lomba, pada kesempatan itu diserahkan sertifikat KI dan sertifikasi produk pertanian. (dwa)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini