Aksi Kejahatan Jalanan Juga Meningkat di Kuta Utara

picsart 22 08 15 10 05 55 283
APEL - Kapolres Badung, AKBP Leo Dedi Defretes, usai menggelar Apel Pimpinan dan Elaborasi Penanganan Aksi Kejahatan Jalanan Jelang KTT G-20, di Mapolsek Kuta Utara, Senin (15/8/2022).

Mangupura, DENPOST.id

Tak hanya di Kuta, aksi kejahatan jalanan juga cukup tinggi di wilayah Kuta Utara. Mengantisipasi kejadian itu, TNI/Polri dan pihak desa mulai rapatkan barisan.

“Tim gabungan khususnya personel Polres Badung akan saya siagakan 24 jam. Ada sejumlah aksi kriminal yang kami cegah. Yaitu, jambret, copet, coblos ban dan pencurian,” kata Kapolres Badung, AKBP Leo Dedi Defretes, usai menggelar Apel Pimpinan dan Elaborasi Penanganan Aksi Kejahatan Jalanan Jelang KTT G-20, di Mapolsek Kuta Utara, Senin (15/8/2022).

Baca juga :  Wujud Implementasi Merawat Bumi, Badung Tebar Ini

Menurut Leo, fokus pengamanan dan patroli akan dilakukan di wilayah Kuta Utara yang didominasi objek pariwisata. “Ya, ada tempat-tempat khusus yang majdi prioritas. Yakni di gang-gang dan jalan kecil yang rawan kriminalitas,” bebernya.

Ditanya terkait angka kriminalitas di Kuta Utara pascapengamanan Kuta diperketat, Leo mengakui terjadi peningkatan, khususnya aksi jambret yang menyasar turis asing. “Itulah yang kami antisipasi. Selain juga untuk pengamanan jelang KTT-G20. Sebab objek pariwisata di Bali harus aman dan bebas dari aksi kejahatan,” tegasnya. (124)

Baca juga :  Penumpang di Bandara Ngurah Rai Turun 83,22 Persen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini