Penembak Pemotor Ditangkap, Belum Ditetapkan Jadi Tersangka

picsart 22 08 15 16 10 04 977
DITANGKAP - Terduga penembak pemotor, FA alias Abby (24) sudah ditangkap dan diamankan di Polres Badung.

Mangupura, DENPOST.id

Terduga pelaku penembakan terhadap Ni Luh Sukma Lusiana Putri (31) ditangkap di salah satu vila di Jalan Dewi Sri, Legian, Kuta, Badung, Minggu (14/8/2022) sore. Sehari pascaditangkap, polisi belum menetapkan terduga pelaku bernama FA alias Abby (24) sebagai tersangka.

Kapolres Badung, AKBP Leo Dedy Defretes beralasan belum menetapkan pemuda asal Cianjur, Sukabumi, Jawa Barat itu sebagai tersangka karena masih dilakukan pemeriksaan. “Hari ini masih dilakukan pemeriksaan dan akan dilakukan gelar perkara dulu sebelum menaikkan status pelaku menjadi tersangka,” katanya, saat merilis kasus, Senin (15/8/2022).

Yang menarik dalam rilis kasus tersebut, senapan angin milik pelaku yang viral di media sosial ternyata berbeda dengan barang bukti yang ditunjukkan ke awak media. Senapan yang dijadikan barang bukti merupakan senapan angin bukan airsoft gun laras panjang. Selain itu, meski nyaris menyebabkan nyawa korban melayang, polisi juga menutup wajah terduga pelaku dengan zebo dan tidak diborgol seperti pelaku lainnya yang ditangkap karena terlibat kasus kriminalitas.

“Senjata yang viral itu bukan dipakai pelaku. Itu milik temannya bernama Ajik asal Penarungan, Mengwi. Ajik itu membawa senjata sambil mengendarai motor sambil menunjukkan lokasi menembak burung di lokasi. Sedangkan pelaku membawa senapan ini dan berniat menembak burung kokokan di sawah,” kata Leo sembari menunjukkan senapan angin yang dijadikan barang bukti.

Baca juga :  Basarnas Latihan Penyelamatan Dengan Jet Ski

Leo juga mengungkapkan pelat kendaraan yang digunakan terduga pelaku palsu. Terkait hal itu, Leo mengatakan pelaku sengaja memasang pelat nomor palsu di mobil mewah jenis Lexus karena surat-surat kendaraannya mati. “Tujuannya agar aman dalam perjalanan dari Jakarta ke Bali. Pelaku ke Bali berwisata. Setelah kami cek, ternyata pelat palsu itu milik mobil jenis Jeep di Jakarta. Setelah kami selidiki asal-usul mobil itu tidak terlibat kasus kriminalitas. Jadi untuk mobil kami kenakan undang-undang lalu lintas. Mobil pelaku diangkut dari Jakarta dengan kendaraan towing,” ucap Leo.

Baca juga :  Jaga Lingkungan Bersih, Desa Adat Abianbase Berlakukan Ini

Leo mengatakan, peristiwa penembakan tersebut terjadi pada Sabtu (13/8/2022) sekitar pukul 14.30. Awalnya pelaku sedang jalan-jalan sambil melihat-lihat burung di sawah. Pelaku di dalam mobil bersama pamannya, Iwan (40) mengendarai mobil bernomor polisi B 66 FRD. “Pelaku memarkir mobilnya di TKP menghadap utara di barat jalan. Saat itu pelaku membawa senapan angin yang dipinjam dari temannya bernama Ajik. Saat itu Ajik juga di lokasi tapi mengendarai sepeda motor,” katanya.

Ketika pelaku sedang menembak burung kokokan di tengah sawah dari dalam mobil, korban asal Desa Gulingan, Mengwi, Badung itu melintas. Hingga akhirnya, peluru senapan angin kaliber 4,5 mm mengenai korban. Akibatnya kaca helm dan kaca mata sebelah kiri korban pecah. Korban juga mengalami memar di pelipis sebelah kiri.

Baca juga :  Pantai Kuta Ditata, Pedagang di Zona Ini

Selanjutnya pelaku turun dan menanyakan korban. Karena banyak orang yang datang, pelaku masuk ke dalam mobil. Dan korban diurus oleh Ajik. “Pelaku sempat memberikan uang ke korban untuk berobat melalui Ajik kurang lebih Rp 650.000,” bebernya.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti satu unit kendaraan merk Lexus dan senapan angin warna coklat beserta peluru 23 butir. “Pelaku melanggar banyak pasal, mulai kasus penganiayaan, lalu lintas dan membawa senjata tanpa dokumen,” tegas Leo. (124)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini