Bule Itali Ditemukan Tewas di Dapur Villa

picsart 22 08 15 20 42 27 071
EVAKUASI MAYAT - Petugas, saat melakukan evakuasi mayat WNA Arcoleo Francesco, di sebuah vila di Banjar Dentiyis, Desa Batuan, Sukawati, Gianyar, Senin (15/8/2022).

Gianyar, DENPOST.id

Bule asal Itali, Arcoleo Francesco (83), dinyatakan tewas oleh petugas kesehatan, setelah korban ditemukan jatuh dalam dapur di sebuah villa di Banjar Dentiyis, Batuan, Sukawati, Gianyar, Senin (15/8/2022) sekitar pukul 17.30 Wita. Atas kejadian tersebut, dilaporkan ke Mapolsek Sukawati.

Informasi dikumpulkan menyebutkan pada, Senin sekitar pukul 16.30 Wita, istri korban saksi Vivien Mary Acolleo (82) warga Negara Inggris, alamat tinggal Villa Batuan Banjar Dentiyis, Desa Batuan, Sukawati, melihat suaminya tergeletak di dapur dan memanggil saksi Putu Krisna Dewa Putra (29), Davide Antonino Arceoleo (51) dan Pavel Karamean (33). Karena dipanggil korban, ketiga saksi datang ke villa dan melihat korban sudah tergeletak di lantai dapur dalam keadaan kejang- kejang dan pada mulut mengeluarkan busa.

Baca juga :  Pemancing yang Terjatuh di Water Blow Akhirnya Ditemukan Meninggal Mengapung

Selanjutnya ketiga saksi
mengangkat korban dan membawa ke dalam kamar dan diletakkan di atas tempat tidur. Saksi Putu Krisna Dewa Putra menghubung saksi Komang Yusa (53) untuk memanggil ambulan. Saksi Dewa Putra kembali ke kamar korban dan melihat korban sudah tidak bernafas lagi.

Atas kejadian tersebut, pemilik villa melaporakan kejadian tersebut ke Polsek Sukawati.

Kapolsek Sukawati, Kompol I Made Ariawan P, S.H., menugaskan sejumlah anggotanya dengan petugas Kesehatan Puskesmas Sukawati 1 ke lokasi. Menurut keteragan keluarga korban, korban sempat melakukan operasi hernia sekitar 1 bulan lalu. Pagi hari sebelum kejadian, korban dilihat istrinya sempat sesak napas dan mengeluh gatal di sekujur tubuh korban, sehingga oleh istrinya dioleskan crim.

Baca juga :  Gelombang Tinggi, Air Laut Genangi Areal Parkir Rumah Makan di Lebih

Menurut keterangan dr. Dewa Gede Agung Wirawan dari UPT Puskesmas Sukawati 1 yang melakukan visum luar menerangkan ketika dicek korban sudah meninggal dunia. Untuk melakukan visum at revertum dan menitipkan jenazah, pihak keluarga meminta korban dibawa ke RS Ari Canti Mas.

Pihak keluarga menerima kejadian meningalnya korban sebagai musibah dan tidak menuntut pihak manapun. (116)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini