200 Kg Kulit Sapi Kering Diamankan Polisi di Gilimanuk

picsart 22 08 18 09 49 14 950
DIAMANKAN - Polisi mengamankan 200 kg kulit sapi kering yang diangkut dengan mobil pikap.

Negara, DENPOST.id

Pengawasan terhadap lalu lintas ternak di tengah wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) terus dilakukan petugas.
Demikian juga di pintu masuk dan keluar Bali, Pelabuhan Gilimanuk.
Dari pengawasan yang dilakukan jajaran Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, Rabu (17/8/2022) sore di Pintu Masuk Bali Pelabuhan Gilimanuk, diamankan mobil suzuki pikap warna putih DK 8937 AB yang mengangkut 200 kg kulit sapi kering.

Kulit sapi itu dikemas dalam 11 ikat tanpa dilengkapi dokumen terkait Surat Edaran Kepala Badan Karantina Pertanian Nomor 12950/KR.120/K/05/2022 tentang Peningkatan Kewaspadaan terhadap kejadian Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Hewan Ternak.
Kulit sapi kering itu dibawa oleh Imam Aminudin dan M Fadil A yang keduanya dari Denpasar Utara.

Baca juga :  Lagi, Pasien Covid-19 di Jembrana Meninggal

Kapolsek Gilimanuk, Kompol I Gusti Putu Dharmanatha, mengungkapkan, pada Rabu sore,
personel yang dinas pintu masuk Bali /pos 2 di pimpin Padal Ipda Made Ngurah Wirabuana, melaksanakan kegiatan rutin pemeriksaan barang yang masuk Bali.
Semua jenis kendaraan barang dilakukan pemeriksaan barang bawaan/
muatannya.

Pada saat dilaksanakan pemeriksaan barang terhadap mobil Suzuki pikap DK 8937 AB yang dikemudikan oleh M.Fadil A dan pemilik barang Imam Aminudin, terlihat muatan barang tertutup terpal warna coklat dan biru berisikan kulit sapi kering yang sudah diikat seberat 200 kg. Pengangkutan kukit sapi itu tanpa menyertakan atau dilengkapi dengan surat kesehatan daerah asal (veteriner) dan sertifikat kesehatan karantina.

Baca juga :  Travel Gelap yang Coba Menyeberang akan “Dikandangkan”

“Imam Aminudin membenarkan sebagai pemilik barang berupa 200 kg kulit sapi kering, yang dibeli dari tempat jagal/pemotongan hewan sapi di daerah Srono – Banyuwangi seharga Rp 5.000.000 untuk tujuan ke daerah Denpasar,” terang Dharmanatha.

Dikatakan pula, kulit sapi kering itu akan diolah menjadi bahan makanan serta tidak mengetahui jika dalam masa pandemi PMK, kulit sapi kering dilarang masuk ke Bali.
Ditambahkan Dharmanatha, kulit sapi kering itu kemudian dilimpahkan ke Karantina Gilimanuk. Pada Rabu malam pukul 21.00 wita dilakukan penolakan dan pengembalian ke Ketapang oleh Karantina Pertanian Gilimanuk yang dikawal oleh personel Polsek Gilimanuk dengan naik kapal KMP Dharma Rucitra, di Dermaga Ponton Pelabuhan Gilimanuk. (120)

Baca juga :  ODGJ, Mayat yang Ditemukan di Pantai Pura Sumur Kembar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini