Polisi Masih Selidiki Kasus Ledakan Tabung Minyak Pembakaran Mayat

picsart 22 08 20 18 12 25 638
BARANG BUKTI - Kapolsek Blahbatuh, Kompol I Made Tama, menunjukkan BB tabung minyak kompor mayat di Mapolsek Blahbatuh.

Gianyar, DENPOST.id

Pascamusibah meledaknya tabung minyak pembakaran mayat saat upacara pengabenan di Banjar Selat, Desa Adat Belega, Blahbatuh, Gianyar, Jumat (19/8/2022) malam, kegiatan lanjutan pengabenan yakni acara nuduk galih, mreteka galih, nglungah dan nganyut galih ke laut, tetap berlangsung pada Sabtu (20/8/2022). Sejak pagi warga sudah ramai di Setra Banjar Adat Selat, Desa Belega.

Kelihan Banjar Adat Selat, I Wayan Suartawan, ditemui di TKP mengatakan, dirinya tidak tahu persis saat kejadian karena dirinya berada jauh.
Dikatakannya, saat terjadi ledakan acara pembakaran tulang sudah selesai. Namun masih ada warga di TKP dan tukang kompor mayat. Tiba-tiba terjadi ledakan keras, disusul jeritan korban dan warga kemudian berhamburan. “Suara ledakan sangat keras dan ada semburan api. Jeritan korban juga terdengar sehingga warga minta bantuan untuk membawa ke rumah sakit dan minta bantuan petugas Pemadam Kebakaran Pemkab Gianyar,” katanya.

Baca juga :  Trek-trekan, Sembilan Remaja Diamankan Polsek Sukawati

Malam itu juga polisi turun mengamankan TKP dan barang bukti.
Korban dilarikan ke RSUD Sanjiwani Gianyar dan ada dirujuk ke RSUP Sanglah.
Pascakejadian TKP sudah dibersihkan karena di TKP setra Banjar Adat Selat dilanjutkan upacara pengiriman yakni nuduk galih, mreteka galih, ngelungah dan nganyut abu ke laut pada Sabtu (20/8/2022).

Kapolsek Blahbatuh, Kompol I Made Tama, mengatakan, atas kejadian tersebut polisi malam itu sudah turun ke TKP melakukan olah TKP, meminta keterangan sejumlah saksi dan mengamankan sejumlah barang bukti.
Dikatakannya, hingga saat ini ada 9 korban. Dari 9 korban 6 orang dirujuk ke RSUP Sanglah, 3 orang di antaranya dari pihak tukang kompor mayat, 1 orang masih dirawat di RSUD Sanjiwani Gianyar dan 2 orang sudah diperbolehkan pulang.

Baca juga :  Objek Wisata Baru Bermunculan di Gianyar, Sajikan Wisata Spiritual

Disinggung apakah ada calon tersangka, mantan Kapolsek Ubud menjelaskan pihaknya masih fokus memeriksa sejumlah saksi. Apalagi pihak tukang kompor mayat juga jadi korban. “Kami masih melakukan penyelidikan. Tukang kompor mayat 3 orang jadi korban luka parah dan masih dirawat, sehingga mereka belum bisa dimintai keterangan,” katanya. (116)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini