Cegah Kejahatan Sasar Wisatawan, Polres Badung Gelar Patroli Besar-besaran

kapolres
PIMPIN APEL - Kapolres Badung AKBP Leo Dedy Defretes saat memimpin gelar pasukan di Canggu, Kuta Utara. (DenPost/id/wiadnyana)

Mangupura, DenPost.id

Ratusan personel Polres Badung bersama aparat TNI, satpol PP, pecalang, aparat desa, dan kelurahan, se-Kecamatan Kuta Utara, menggelar patroli besar-besaran pada Sabtu (20/8/2022) pukul 22.00. Patroli ini dipimpin Kapolres Badung AKBP Leo Dedy Defretes dan Wakapolres Kompol I Ketut Dana.

Patroli bertujuan menciptakan situasi kamtibmas menjelang Presidensi G20. “Saya meminta para personel yang bertugas agar sudah ada di TKP sebelum kejadian. Tujuannya agar tidak terjadi kejahatan jalanan di wilayah hukum Polres Badung,” kata Leo, usai memimpin apel gelar pasukan di Canggu, Kuta Utara.

Baca juga :  Tertimpa Pohon, Siswi SMA Tewas

Menurut dia, patroli untuk menekan kejahatan jalanan yang kini meningkat, khususnya di Kuta Utara. Patroli dipusatkan di Kuta Utara karena tingkat kejahatan jalanannya meningkat. Peningkatan kejahatan ini seiring dengan meningkatnya mobilitas manusia di wilayah yang merupakan kawasan pariwisata. “Kebangkitan pariwisata pasca-dilanda pandemi covid-19 dibayangi kejahatan jalanan yang meningkat. Saat ganasnya covid-19, kejahatan jalanan nyaris tidak ada sama sekali. Saat Bali kembali dibuka untuk wisatawan mancanegara, mobilitas manusia di Kuta Utara meningkat tajam. Kejahatan jalanan mulai muncul membayangi situasi ini,” beber Leo.

Patroli gabungan ini akan dilakukan secara terus-menerus hingga selesainya even Presidensi G20 di Nusa Dua, Kutsel, , Badung. Saat ini ada berbagai side event menjelang puncak KTT G20 pada Oktober mendatang di Nusa Dua.

Baca juga :  Terapkan Prokes Ketat, Pantai Pandawa Kerap Dipilih Jadi Lokasi Acara

Perwira lulusan Akpol tahun 2002 itu menambahkan masalah keamanan menjadi salah satu taruhan Indonesia di mata dunia. Keamanan ini menjadi perhatian khusus Kapolda Bali Irjen Pol.Putu Jayan Danu Putra dan memerintahkan seluruh jajaran polres/polresta supaya meningkatkan pengamanan wilayah masing-masing. “Berdasarkan identifikasi permasalahan, kami sudah memetakan jam rawan di wilayah hukum Polres Badung yaitu dinihari hingga subuh, setelah orang-orang selesai makan malam dan penutupan tempat hiburan malam, sejak pukul 02.00 sampai pukul 04.00,” imbuhnya.

Baca juga :  Naik Pesawat ke Bali Wajib Bawa Surat Vaksin

Keamanan menjelang Presidensi G-20 adalah pertaruhan, bukan hanya Polri, tetapi semua stakeholder yang terkait dengan kamtibmas. “Jangan sampai ada kejadian terlambat diatasi, sehingga mengganggu kamtibmas yang dapat menggangu even G20,” tandasnya. (yan)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini