Nama Kadernya Dicatut Parpol Lain, PDIP Klungkung Gerah

picsart 22 08 25 11 14 52 598
DICATUT - Ketua DPC PDIP Klungkung, AA Gde Anom (baju merah) bersama Sekretaris, Sang Nyoman Putrayasa menunjukkan nama kadernya yang dicatut, Rabu (24/8/2022).

Semarapura, DENPOST.id

Pencatutan nama kader partai politik mulai terjadi di wilayah Klungkung. Kali ini, sebanyak 56 nama kader PDIP Klungkung dicatut parpol lain dalam sistem informasi partai politik (Sipol). Hal ini membuat gerah pengurus DPC PDIP Klungkung. Apalagi dari 56 kader yang dicatut, ada dua anggota DPRD Klungkung dari PDIP yang namanya dicatut parpol lain.

Kedua anggota Fraksi PDIP yang dicatut namanya yakni Komang Sutama dan I Nengah Ari Pariadnya. Komang Sutama sendiri namanya dalam Sipol masuk keanggotaan Partai Republik Satu. Sedangkan I Nengah Ari Priadnya masuk keanggota Partai Garda Perubahan Indonesia. Menindaklanjuti temuan ini, pengurus DPC PDIP langsung menggelar rapat diperluas, Rabu (24/8/2022) sore.

Baca juga :  Kru Diamond Princess Tiba di Bali, Ini Rencana Januartika

“Kami sudah menindaklanjuti temuan tersebut. Dua anggota DPRD kami yang dicatut namanya oleh partai lain masih menyatakan diri tetap di PDI Perjuangan. Dan ini pun sudah ditindaklanjuti dengan membuat surat pernyataan bermaterai,” ungkap Ketua DPC PDIP Klungkung, AA Gde Anom, didampingi Sekretaris DPC, Sang Nyoman Putrayasa, Kamis (25/8/2022).

Namun dengan adanya persoalan ini, AA Gde Anom yang juga sebagai Ketua DPRD Klungkung meminta agar partai lain profesional dalam mendaftarkan anggota parpol. Apalagi dalam data Sipol KPU ada sejumlah parpol yang mencatut nama kader PDIP Klungkung. Seperti partai Nasdem, Gerindra, PPP, Golkar, PKB, Partai Kebangkitan Nusantara, Partai Ummat, dan Partai Buruh.

Baca juga :  Rumah Mantan Pejabat di Klungkung Dijaga Ketat Pecalang

“Semua kader yang namanya dicatut parpol lain sudah kami cek. Semuanya sudah membuat surat pernyataan dan tetap berada di PDI Perjuangan,” katanya.

Diakui AA Anom, ada kader PDIP yang telah mengundurkan diri. Kader yang mengundurkan diri yakni Ni Wayan Mayoni yang notabene pengurus PAC PDP Kecamatan Klungkung. Istri mantan anggota DPRD Klungkung, AA Bagus dari Desa Gelgel ini dikatakan mengundurkan diri dengan alasan sibuk mengurus ekonomi keluarga.

Baca juga :  Masih Berduka, PAW Suasana Tunggu Proses

Posisinya menjadi pengurus PAC kemudian diganti oleh Ni Komang Mega Rosita Dewi. Namun santer terdengar kalau, Mayoni “loncat pagar” ke partai Gerindra. Namanya juga terdapat sebagai anggota Partai Gerindra Klungkung dalam Sipol KPU.

“Beliau (Mayoni) punya hak untuk mundur. Kami juga mengapresiasi anggota partai yang masih setia dengan PDIP di Klungkung. Ke depannya kita harap bisa bersama-sama membesarkan partai ini guna tetap bergerak bersama rakyat,” tandas AA Anom. (119)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini