Dua Sopir Truk Baku Hantam Hingga Jatuh ke Jurang

picsart 22 08 25 12 35 57 933
PERGULATAN - Lokasi pergulatan dua sopir yang menyebabkan salah satunya jatuh ke jurang, Rabu (24/8/2022) malam di jalur Mayong - Busungbiu.

Singaraja, DENPOST.id

Dua sopir truk baku hantam lantaran salah paham hingga salah satunya jatuh ke jurang sedalam 50 meter lebih di kawasan jalan Mayong – Busungbiu, Rabu (24/8/2022) malam. Peristiwa berawal saat Muslimin (32) asal Jombang dan Miswan (42) alamat Denpasar Timur akan mengambil batu pecah di salah satu galian C yang ada di desa Banjarsem, Seririt.

Sebelum terjadi baku hantam, keduanya yang bekerja untuk bos yang sama ini mengambil batu di lokasi yang sama.
“Muslimin memesan batu pecah kepada Miswan, namun yang diberikan bukannya batu melainkan tanah uruk sehingga membuat Muslimin merasa kesal dengan Miswan,” ungkap Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Sumarjaya, saat dimintai konfirmasi Kamis (25/8/2022).

Baca juga :  Maksimalkan Layanan, Disdukcapil Sasar Segmen Masyarakat Terbawah

Setelah mengambil batu di daerah Banjar Asem, kemudian Muslimin dengan kendaraan truk menunggu Miswan di daerah perbatasan Mayong – Busungbiu sekitar pukul 22.30 wita.
Miswan datang dari arah Seririt dan telah mengikuti dari belakang, kemudian langsung memepet kendaraan truk yang dikendarai Miswan sembari memberhentikan.
“Karena Muslimin sudah merasa jengkel, kemudian turun dari truk dengan membawa kunci ban yang terbuat dari besi dan menghampiri Miswan dan melakukan pemukulan,” imbuhnya.

Pergulatan pun terjadi antara keduanya sehingga mengakibatkan keduanya jatuh ke jurang. Dan, saat itu Miswan dapat menyelamatkan diri dengan memegang sebuah kayu sedangkan Muslimin terlempar dengan kedalaman kurang lebih 50 meter. Warga sekitar pun berhambur mendengar perkelahian tersebut. Apalagi sampai ada yang jatuh ke jurang. Pencarian pun dilakukan baik Basarnas, warga dan petugas Polsek Seririt. Akhirnya Muslimin ditemukan dengan luka lecet-lecet dan tak sadarkan diri.

Baca juga :  PDP Terbaru di Buleleng Sempat Menolak Diperiksa

Sumarjaya mengatakan, pihaknya masih mendalami dengan melakukan penyelidikan dan penyidikan serta bukti pendukung bersama Unit Reskrim Polsek Seririt. “Sekarang Mualimin sudah sadarkan diri dan sudah boleh pulang,” tandasnya.(118)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini