Klungkung Hapuskan Denda PBB-P2

picsart 22 08 28 17 51 01 020
SOSIALISASI - Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, saat melakukan sosialisasi penghapusan denda PBB-P2, Minggu (28/8/2022).

Semarapura, DENPOST.id

Berbagai upaya dilakukan Pemkab Klungkung, untuk meningkatkan pendapatan melalui sektor pajak, khususnya Pajak Bumi Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Kali ini, Pemkab akan memberlakukan penghapusan denda PBB-P2 mulai 1 September hingga 31 Desember 2022.

Cara inipun dilakukan untuk mengurangi piutang PBB-P2 yang kini telah mencapai Rp30 miliar.

Program stimulus penghapusan denda PBB-P2 ini, disampaikan Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, saat mengikuti Car Free Day di Alun-alun Ida Dewa Agung Jambe, Minggu (28/8/2022).

Stimulus berupa penghapusan denda PBB-P2 ini dikatakan mengacu pada Peraturan Bupati Nomor 31 Tahun 2022 tentang Tata Cara Pengurangan atau Penghapusan Sanksi Administrasi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan.

Baca juga :  Syukuran HUT Ke-76 Bhayangkara, Polres Gianyar Bersama Sanggar Pentaskan Tari Kolosal

“Program ini berlaku mulai 1 September sampai 31 Desember 2022. Mari manfaatkan segera program stimulus penghapusan denda PBB-P2,” ujar Suwirta.

Menurut Suwirta, penghapusan denda PBB-P2 ini juga menjadi salah satu bentuk keberpihakan pemerintah terhadap kondisi perekonomian masyarakat yang belum sepenuhnya pulih akibat pandemi Covid-19. Penghapusan denda tersebut, berlaku tidak hanya atas pokok piutang tahun berjalan tetapi juga tahun-tahun sebelumnya.

“Program penghapusan denda ini diharapkan dapat mendorong para wajib pajak untuk membayar pajak dan mengurangi piutang PBB-P2 yang setiap tahun alami penambahan. Sekaligus juga untuk mendukung pembangunan di Kabupaten Klungkung,” imbuhnya.

Baca juga :  Hotel di Nusa Dua Ramai-ramai Tawarkan Paket Nyepi

Hal senada juga dikatakan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Klungkung, Dewa Putu Geriawan. Menurut Dewa Geriawan, piutang PBB-P2 cukup tinggi. Tercatat sejak Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama di Gianyar melakukan pengalihan PBB-P2 pada tahun 2014 lalu, sisa piutang PBB-P2 wajib pajak di Klungkung sudah tercatat Rp22 miliar. Jumlah tersebut, terus mengalami peningkatan hingga tahun ini sudah mencapai Rp30 miliar.

Baca juga :  Jalan Raya Cucukan Klungkung Banjir

“Kondisi itu perlu kita carikan solusi sekaligus tingkatkan pendapatan dari sektor pajak, yaitu dengan pemberian stimulus agar masyarakat mau bayar PBB-P2,” ungkapnya. (119)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini