Edarkan Ganja, Pasutri Muda Dirantai

picsart 22 08 29 15 57 07 759
RILIS KASUS - Satuan Resnarkoba Polresta Denpasar saat merilis kasus narkoba dengan puluhan tersangka.

Padangsambian, DENPOST.id

Pasangan suami istri (pasutri) muda, Gede Iskandar (25) dan Neha (19) hanya tertunduk lesu saat kaki dan tangannya diborgol rantai oleh anggota Satuan Resnarkoba Polresta Denpasar, Senin (29/8/2022) siang. Mereka berdua merupakan pengedar ganja yang dikendalikan oleh bandar asal Sumatra Utara.

Kapolresta Denpasar, Kombes Bambang Yugo Pamungkas, mengatakan, pasutri tersebut digerebek di kosnya di Jalan Pemuda, Renon, Denpasar Selatan, Jumat (12/8/2022) sekitar pukul 13.30. “Mereka ini merupakan kurir yang mengedarkan ganja berdasarkan perintah bandarnya,” ucapnya, didampingi Kasat Resnarkoba AKP Mirza Gunawan.

Baca juga :  Terancam Hukuman Mati, Begini Ekspresi Pasangan Lesbi Asal Jatim

Dikatakannya, kedua tersangka memecah dan mengemas ganja menjadi paket kecil di kosnya. Untuk sekali tempel, tersangka mendapatkan upah Rp 50 ribu. “Sehari bisa dua atau tiga kali mereka menempel. Ganja itu diedarkan di wilayah Denpasar dan Kuta,” imbuh Bambang.

Menurutnya, kedua tersangka mengedarkan ganja sejak setahun terkahir. Alasannya menjadi kurir ganja karena tidak memiliki pekerjaan. “Setelah beberapa hari menikah mereka mulai menjadi pengedar. Mereka berdua tidak bekerja. Dan alasannya mengedarkan ganja karena masalah ekonomi,” imbuhnya, seraya mengatakan jika dari tangan kedua tersangka diamankan barang bukti 15 plastik klip ganja dengan berat bersih 283 gram.

Baca juga :  Brimob Bersenjata Laras Panjang Patroli, Ini Sasarannya

Menyambung keterangan Kapolresta, Mirza mengatakan selain tersangka Iskandar dan Neha, pihaknya menangkap 26 tersangka lainnya. “Selama awal Agustus ini, kami menangkap 28 tersangka dengan 25 kasus yang diungkap,” kata Mirza.

Lebih lanjut dikatakan, barang bukti yang diamankan dari seluruh tersangka, ganja 1,3 kg, sabu-sabu (SS) 170,5 gram, tembakau gorila 29,28 gram dan 10 butir ekstasi. “Satu orang merupakan perempuan dan 27 pria. Dan, 9 orang merupakan pengguna dan sisanya kurir serta bandar,” tandasnya. (124)

Baca juga :  Seorang Kakek Ditemukan Tak Bernyawa di Dalam Sumur

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini