Pengepul Togel Online Terancam 10 Tahun Penjara

picsart 22 08 29 16 37 43 551
TOGEL - Dua pengepul judi togel online ditangkap dan digiring aparat keamanan.

Sanur, DENPOST.id

Aparat Unit Resrkim Polsek Densel menangkap dua orang yang menjadi pengepul judi togel online di wilayah Desa Sidakarya, Denpasar Selatan. Keduanya, I Ketut Kariyasa (36) dan Wayan Sukadana (47). Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 303 Ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara dan denda Rp 25 juta.

Kapolsek Densel, Kompol I Made Teja Dwi Permana, didampingi Kanit Reskrim AKP I Made Putra Yudistira, mengatakan, kedua tersangka digerebek di rumahnya di Jalan Tukad Petanu Gang Jatayu No.12, Sidakarya, Denpasar Selatan, Jumat (26/8/2022) sekitar pukul 16.30.
Dikatakannya, kasus judi online itu terungkap berdasarkan informasi dari masyarakat. Petugas selanjutnya melakukan penyelidikan. “Mereka kedapatan sedang merekap nomor pasangan dari pemain (pejudi). Kedua tersangka dan barang bukti lantas dibawa ke Polsek Densel,” imbuh Made Teja.

Baca juga :  Vaksinasi HPR di Denbar Lampaui Target

Kedua tersangka yang diinterogasi mengaku menggunakan aplikasi judi online Sakura dengan akun pribadi. Dari setiap orang yang memasang, mereka mendapatkan keuntungan 60 persen. “Dalam sebulan mereka mendapatkan keutungan rata-rata Rp 5 juta,” ungkapnya.

Sementara tersangka Sukadana mengaku menjadi pengepul judi online sejak pandemi Covid-19. Alasannya menjadi pengepul judi karena masalah ekonomi. “Saya tidak bekerja. Dan, saya menjual togel dan rata-rata yang membeli merupakan keluarga dan warga di sekitar rumah saya,” katanya. (124)

Baca juga :  Bantu Penanganan Covid-19, Ariewangsa Ajak Anggota Dewan Donasikan Gaji

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini