Gabungan Komisi Soroti Pendistribusian Gaji PTT

picsart 22 08 31 13 34 50 329
LAPORAN - Penyerahan laporan gabungan komisi kepada pimpinan sidang paripurna DPRD Bangli. DENPOST.id/ist

Bangli, DENPOST.id

Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Gabungan Komisi-komisi DPRD Bangli terhadap Penetapan Ranperda APBD Perubahan Tahun Anggaran 2022, berlangsung, Rabu (31/8/2022) di Ruang Rapat Bersama Sekretariat DPRD Bangli, Jl. Nusantara, Kubu, Bangli. Dalam laporan yang dibacakan Ni Nengah Dwi Madya Yani tersebut, sejumlah hal menjadi catatan.
Salah satunya mengenai pendistribusian atau pencairan gaji pegawai tidak tetap (PTT) di beberapa SKPD di Bangli. Sebab, dalam APBD Perubahan nanti ada penambahan anggaran dalam pengalokasian gaji tersebut.

Baca juga :  Pasien Usia 90 Tahun Sembuh dari Corona

Sidang dipimpin Ketua DPRD I Ketut Suastika, didampingi Wakil DPRD I Komang Carles dan I Nyoman Budiada. Sementara dari eksekutif dihadiri langsung Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta.

“Kami mengingatkan eksekutif terkait penambahan anggaran pada alokasi gaji PTT pada beberapa SKPD,” sebutnya. Menurut dewan, rekrutmen dan pelaksanaan teknis lainnya disesuikan berdasarkan analisis beban kerja (ABK) Pemerintah Kabupaten Bangli atau peraturan berlaku.

Selain itu, ketiga komisi di Parlemen Bangli juga membahas mengenai keterbatasan waktu dalam pengerjaan proyek fisik yang tinggal hanya beberapa bulan. “Kita bersama eksekutif harus mengawasi kegiatan tersebut, serta menjadikan sebuah evolusi terhadap kekurangan sebelumnya, sehingga ke depan menjadi lebih baik,” urai politisi PDIP ini.

Baca juga :  Mudik Diizinkan, Berkumpul Tak Dilarang

Dewan juga menyoroti dana bantuan untuk banten upasaksi agar sasaran kegiatannya diuraikan secara terinci ke dalam SIPD berdasarkan perencanaan yang cermat, sehingga bisa diimplementasikan berdasarkan peraturan yang berlaku.

Sementara dalam pidato akhirnya, Sedana Arta menyampaikan, selama penggodokan Ranperda ABPD Perubahan 2022 ini legislatif bersama eksekutif telah melakukan diskusi menyikapi sederatan permasalahan yang dihadapi di Bangli dalam rangka membangun Bangli era baru. “Perbedaan persepsi, pandangan dan pedapat merupakan warna indah dalam proses pengambilan kebijakan,” tegasnya.

Baca juga :  Di Sebelas Lokasi, Polisi Bangli Sebarkan Ini

Selanjutnya ranperda yang sudah disetujui dewan ini akan diajukan ke gubernur untuk dievaluasi dan diverifikasi. “Harapan kita semua, proses evaluasi dan verifikasi ini tidak akan memakan waktu lama, sehingga proses selanjutnya segera dapat dilaksanakan,” tandasnya. (c/128)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini