Forum Tingkat Menteri di Nusa Dua Angkat Isu Lingkungan

picsart 22 08 31 19 42 43 666
KETERANGAN PERS - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya Bakar, saat memberikan keterangan pers di BNDCC, Nusa Dua, Rabu (31/8/2022).

Mangupura, DENPOST.id

Forum tingkat menteri Joint Environment And Climate Minister Meeting (JECMM), mengangkat sejumlah isu lingkungan yang terjadi negara G20. Forum yang dipimpin Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya Bakar digelar di BNDCC, Nusa Dua, Rabu (31/8/2022).

Sebelum digelarnya JECMM, forum setingkat deputi menteri, yakni Environment Deputies Meeting and Climate Sustanability Working Group (3rd G20 EDM-CSWG) juga diselenggarakan di BNDCC, 29 dan 30 Agustus 2022.

Baca juga :  Di Denpasar, 292 Pasien Covid-19 Sembuh dan 24 Orang Meninggal Dunia

Siti Nurbaya Bakar mengatakan EDM-CSWG pada Presidensi G20 Indonesia kali ini, mengangkat tiga isu prioritas yang menjadi fokus pembahasan dalam setiap pertemuan, yakni mendukung pemulihan yang berkelanjutan, peningkatan aksi berbasis daratan dan lautan untuk mendukung perlindungan lingkungan hidup dan tujuan pengendalian perubahan iklim.

Selanjutnya, peningkatan mobilisasi sumber daya untuk mendukung perlindungan lingkungan hidup dan tujuan pengendalian perubahan iklim. “Pertemuan EDM-CSWG yang ke tiga ini melanjutkan rangkaian beberapa pertemuan EDM-CSWG sebelumnya yang secara intensif membahas ketiga isu prioritas dimaksud di atas untuk menghasilkan sebuah dokumen keluaran bersama negara anggota G20,” kata Siti Nurbaya.

Baca juga :  Pembunuh Ibu Tiri Berhasil Ditangkap di Buleleng

Beberapa inti kesepakatan isu lingkungan (EDM) yang kemudian di bawa ke tingkat menteri, antara lain mengurangi dampak degradasi lahan dan kekeringan, meningkatkan perlindungan, konservasi dan restorasi ekosistem lahan dan hutan yang berkelanjutan untuk mengurangi dampak perubahan iklim dan kehilangan keanekaragaman hayati, serta kerusakan lahan.

Kemudian meningkatkan kerjasama dengan berbagai pihak, peningkatan kapasitas, berbagi pengalaman/pembelajaran dan pembuatan kebijakan/perjanjian multilateral yang berdasar pada alam dan berbasis ekosistem. Selain itu, upaya mengurangi pencemaran dan kerusakan lingkungan, pengelolaan limbah, pengelolaan sumber daya air berkelanjutan, pengendalian sampah laut, serta konservasi laut dibahas dalam forum ini. (124)

Baca juga :  Pengiriman Babi Keluar Bali Ditutup, Peternak Harapkan Pemerintah Segera Lakukan Vaksinasi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini