Wabup Jembrana Awasi Penanggulangan PMK di Gilimanuk

picsart 22 09 01 19 08 59 382
TANGGULANGI PMK - Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna, saat melakukan pemantauan ke Pelabuhan Gilimanuk untuk penanggulangan PMK.

Negara, DENPOST.id

Guna mencegah virus penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak di Kabupaten Jembrana, Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna turun bersama Tim Satgas Penanggulangan PMK guna memastikan pengawasan berjalan optimal. Wabup Patriana turun melakukan peninjauan ke Pelabuhan Gilimanuk, Kamis (1/9/2022).

Dalam peninjauannya ke Pelabuhan Gilimanuk tersebut, Patriana mengecek spraying desinfektan terhadap setiap kendaraan masuk Bali.

Wabup Patriana mengatakan dalam mengantisipasi penyebaran PMK, jajarannya telah melakukan berbagai upaya bersama Satgas Penanganan PMK. Dikatakan pihaknya datang ke Pelabuhan Gilimanuk dalam rangka memantau seperti apa proses dan SOP, serta kendala-kendala yang dihadapi selama ini. Yang perlu menjadi perhatian bagaimana di Gilimanuk ada satgas yang merupakan satu kesatuan yang dapat memantau dan memberikan tindakan dan solusi terhadap upaya-upaya dalam penanggulangan PMK.

Pihaknya berharap dalam pencegahan PMK ini, adalah menyangkut lalulintas ternak yang sementara masih dilarang masuk ataupun keluar Bali.

Baca juga :  Puluhan Ekor Tukik Dilepas di Pantai Perancak

“Seperti kita ketahui, Gilimanuk merupakan pintu masuk ke Bali. Jika sesuatu terjadi, maka Bali juga akan terkena dampak. Jadi, kita harapkan kerjasama yang baik antara kepolisian, dinas terkait dan Tim Satgas Penanganan PMK untuk selalu berusaha mencegah keluar masuknya hewan ternak sesuai dengan aturan yang melarang keluar masuknya hewan yang berpotensi PMK antarpulau.
Semoga PMK ini bisa cepat teratasi, sehingga perekonomian dapat kembali normal,” harapnya.

Baca juga :  Polres Jembrana Siapkan Pos Vaksinasi untuk Pemudik

Sementara Kadis Pertanian dan Pangan Jembrana, I Wayan Sutama mewakili Ketua Satgas Penanggulangan PMK mengatakan untuk penanggulangan PMK di Kabupaten Jembrana sudah bergerak sesuai dengan SOP.
Menurut dia, jika lapangan ditemukan kasus pihaknya akan melaksanakan isolasi kemudian eradikasi.

Kemudian lanjut aplikasi spraying desinfektan dan juga vaksinasi. (120)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini