Perampok Toko Gede Ternyata Mantan Asisten Kepala Toko

picsart 22 09 02 13 47 10 713
DITANGKAP - Kedua kaki perampok bersenjata golok ditembak. Tersangka merupakan mantan asisten kepala toko di TKP perampokan.

Padangsambian, DENPOST.id

Perampok Toko Gede di Jalan Teuku Umar No. 48 C, Denpasar Barat, ditangkap aparat Resmob Satuan Reskrim Polresta Denpasar. Tersangkanya ternyata mantan asisten kepala toko tersebut yakni Rizki Sahputra (25). Tersangka dibekuk saat hendak kabur ke kampung halamannya di Bengkulu, Kamis (1/9/2022).

Kapolresta Denpasar, Kombes Bambang Yugo Pamungkas, didampingi Kasat Reskrim Kompol Mikael Hutabarat mengatakan, usai merampok Toko Gede, pada Selasa (30/8/2022) pagi, tersangka bersembunyi di kosnya di Jalan Gunung Gede Gang Melon, Monang-Maning, Denpasar Barat. “Aksi pencurian itu telah direncanakan oleh tersangka. Tersangka pernah bekerja sebagai asisten kepala toko di TKP dan mengundurkan diri pada 2019. Karena tak memiliki pekerjaan akibat Covid-19, tersangka kemudian melakukan perampokan,” bebernya, Jumat (2/9/2022).

Baca juga :  Sempat Diakui Menantu, Identitas Siti Masih Misterius

Tersangka lantas menuju TKP dan menunggu karyawan toko. Setelah Ni Made Ratna Sapitri (26) membuka toko, tersangka masuk dan mengambil golok di balik bajunya. “Tersangka lantas menodongkan golok ke leher karyawan toko seraya menyuruh menyerahkan kunci brankas. Hanya saja, karyawan itu tidak mau menyerahkan kunci,” ujar Bambang.

Tersangka lantas menyuruh karyawan naik ke lantai dua. Setibanya di tangga kedua tangan karyawan itu diikat kebelakang dengan kabel charger HP di toko. Tersangka yang melihat brankas di lantai dua dan mengancam karyawan dengan golok sambil menanyakan kunci brankas. “Karyawan itu mengatakan tidak tahu. Tersangka mengajak karyawan itu ke lantai satu menuju tempat DVR CCTV. Tersangka membuka laci meja kasir dan menemukan kunci brankas,” imbuhnya.

Baca juga :  Jembrana Siapkan 10 Puskesmas sebagai Tempat "Rapid Test"

Karyawan asal Tabanan itu berusaha melarikan diri. Hingga sempat terjadi tarik-menarik antara tersangka dengan karyawan. Tersangka lantas membawa naik karyawan itu ke lantai dua. “Di tangga karyawan itu berhasil melarikan diri dan keluar toko meminta tolong,” ucap Bambang.

Tersangka lantas mengambil uang dalam brankas lebih dari Rp 5 juta, dua slop rokok Sampoerna Mild dan DVR CCTV. “Tersangka lantas keluar dari pintu masuk dan mengambil motor. Karyawan itu panik dan tak menyadari jika tersangka keluar dari pintu masuk toko,” beber Bambang.

Baca juga :  Sebelum Mengikuti UTBK Unud, Peserta Wajib Lakukan Ini

Usai kejadian itu, tim Resmob Satreskrim Polresta Denpasar melakukan penyelidikan. Pada Kamis siang, tersangka diketahui sedang berada di wilayah Jalan Kartika, Dauh Puri, Denpasar. “Tersangka ditangkap saat hendak pergi ke Bengkulu. Dia melakukan perlawanan dan kedua kaki tersangka ditembak. Anggota kami melakukan tindakan tegas terukur,” tegasnya. (124)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini