Pengedar Upal di Tabanan Ditangkap

picsart 22 09 02 15 25 40 499
DITANGKAP - Satuan Reskrim Polres Tabanan mengungkap kasus upal. DENPOST.id/ist

Tabanan, DENPOST.id

Pengedar uang palsu (upal), Putu Bagus Galih Pramana (38) asal Desa Dajan Peken, Tabanan, ditangkap aparat Satuan Reskrim Polres Tabanan. Tersangka membuat upal dengan cara mencetak menggunakan printer di rumahnya kemudian dipakai membayar jasa pijat refleksi.

Kasat Reskrim Polres Tabanan, AKP Aji Yoga Sekar, mengatakan, terungkapnya kasus tersebut berdasarkan laporan dari salah seorang tukang pijat berinisial SN yang mengaku mendapatkan uang palsu dari pelanggannya. “Dia lantas melapor ke Polres Tabanan. Dalam keterangannya, SN mengatakan dibayar dengan uang pecahan Rp 50 ribuan sebanyak lima lembar. Awalnya dia tidak curiga. Namun saat keluarganya mengecek, ternyata uang itu palsu,” kata mantan Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat ini, Jumat (2/9/2022).

Baca juga :  14 Napi Diisolasi di Rutan Bangli

Berdasarkan laporan itu, polisi lantas melakukan penyelidikan. Dan tersangka yang lulusan S1 itu dibekuk di rumahnya. Saat diinterogasi, tersangka mengaku membuat uang palsu di rumahnya. “Kami masih dalami keterangan tersangka. Pengakuannya baru sekali mencetak upal,” kata Yoga.

Dari tangan tersangka diamankan lima uang kertas rupiah palsu dengan nilai pecahan Rp 50.000. Satu unit monitor merk LG warna hitam, keyboard bluetooth merk Logitech warna hitam, mouse bluetooth merk Logitech warna hitam, CPU merk Simbadda, printer merk Epson seri l310 warna hitam dan Handphone iPhone X.

Baca juga :  Jarak Sudah Diatur, Jangan Desak-desakan

“Tersangka disangkakan melanggar Pasal 36 Ayat (1) dan Ayat (3) Undang-Undang RI Nomor 7 tahun 2011 tentang mata uang (memalsukan rupiah dan membelanjakan rupiah yang di ketahui merupakan rupiah palsu) dengan ancaman hukuman 10 tahun (ayat 1) dan 15 tahun (ayat 3),” tandasnya. (124)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini