Partisipasi Rendah, Delapan Desa di Bangli Jadi Sasaran DP3

picsart 22 09 04 19 37 31 441
PROGRAM DP3 - Kegiatan KPU, di salah satu desa di Bangli dalam program DP3, beberapa waktu lalu.

Bangli, DENPOST.id

Delapan desa di Kabupaten Bangli, menjadi sasaran program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan (DP3) dari
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangli. Hal ini sebagai upaya
meningkatkan partisipasi masyarakat saat Pemilu dan Pemilihan tahun 2024.

Demikian ditegaskan Ketua KPU Bangli, Gede Pratama Pujawan, saat dikonfirmasi, Minggu (4/9).

Dijelaskan dia, program DP3 ini untuk membentuk kader-kader yang dapat mengetoktularkan informasi kepemiluan, baik tentang pentingnya demokrasi termasuk peran masyarakat terhadap pemilu yang berkualitas, teknis penyelenggaraan pemilu maupun pemilihan (Pilkada).

Pujawan mengerangkan,m dari delapan desa masing-masing dipilih 25 orang. “Selanjutnya, mereka akan diberikan pembekalan oleh narasumber. Ada dari unsur penggiat pemilu, akademisi, pemerintah maupun dari pihak keamanan,” sebutnya.

Baca juga :  Dua Hari Diguyur Hujan, Dua Kecamatan di Karangasem Terdampak Bencana

Program DP3 sudah berlangsung sejak 26 Agustus hingga 16 September 2022. Delapan desa yang menjadi sasaran program DP3, yakni Desa Kutuh, Satra, Dausa, Bantang, Subaya, Pinggan, Abuan, dan Batur Selatan, yang semuanya ada di Kecamatan Kintamani.

Dipilihnya delapan desa ini, karena tingkat partisipasinya saat pemilu sangat rendah dibandingkan partisipasi pemilih di tingkat nasional. Di mana, berdasarkan data pilkada lalu, rata-rata partisipasi di delapan desa tersebut sebesar 73,73 persen. Sementara secara nasional partisipasi pemilih mencapai 81,69 persen.

Baca juga :  Aktifkan WRS NewGen yang Mampu Sebarkan Peringatan Tsunami Lebih Cepat

Sementara itu, untuk menjaga partipasi pemilih di desa lainnya, Pujawan menyebutkan KPU melakukan kegiatan sosialisasi tatap muka secara berkelanjutan. Selain itu, KPU akan memasifkan kader yang sudah ada untuk menggenjot partisipasi masyarakat pada pemilu nanti. (128)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini