Pengedar Narkoba Terancam Empat Tahun Penjara

pil
PERLIHATKAN BARANG BUKTI - Kapolres Badung AKBP Leo Dedy Defretes beserta jajaran memperlihatkan barang bukti dan tersangka pengedar narkoba yang dibekuk selama Agustus 2022. (DenPost.id/wiadnyana)

Mengwi, DenPost.id

Satresnarkoba Polres Badung menangkap 10 pengedar narkoba jenis sabu-sabu (SS), ganja, dan ekstasi, selama Agustus 2022. Satu dari tersangka merupakan pengedar ekstasi jaringan Sumatera Utara-Bali.

Kasat Resnarkoba Polres Badung AKP Picha Armedi, Minggu (4/9/2022), mengungkapkan ke-10 tersangka yang ditangkap merupakan pengedar narkoba yang beraksi di wilayah Badung dan Denpasar. “Salah satu tersangka bernama Feri (30) yang mengedarkan ekstasi ke sejumlah tempat hiburan malam di tempat pariwisata,” tegas Picha, saat mendampingi Kapolres Badung AKBP Leo Dedy Defretes.

Baca juga :  Tamba-Ipat Menang di Empat Kecamatan

Tersangka Feri, yang kos di Gang Ken Sari Peguyangan, Denpasar Utara, itu ditangkap saat melintas di Desa Darmasaba, Abiansemal, Badung, Sabtu (27/8) sekitar pukul 14.30. “Tersangka saat ditangkap sedang bermain HP. Anggota kami yang melakukan penggeledahan tidak menemukan barang bukti di badannya. Setelah HP-nya dicek, tersangka mengaku menyimpan ratusan butir ekstasi di tempat kosnya,” imbuh Picha.

Polisi lantas menggeledah kamar kos tersangka hingga ditemukanlah tas gendong abu-abu yang di dalamnya berisi empat plastik klip bening berisi 145 butir ekstasi. “Tersangka mengaku mendapat lima ratus butir ekstasi. Sedangkan ekstasi yang kami sita merupakan sisa yang belum sempat diedarkan,” tegasnya.

Baca juga :  Tak Terima Ditegur Saat Geber Motor, Mantan Napi Tusuk Nelayan

Tersangka Feri mengaku mendapat perintah dari seseorang bernama Jabrik asal Sumatera Utara untuk mengedarkan ekstasi. “Setiap mengedarkan satu butir ekstasi, tersangka mendapat upah lima ribu rupiah. Kami masih buru orang yang mengendalikan tersangka,” tegasnya.

Tersangka Feri dijerat Pasal 111 Ayat (2) UU No.35 Tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman pidana penjara paling singkat empat tahun dan paling lama 12 tahun, serta pidana denda paling sedikit Rp 800 juta dan paling banyak Rp 8 miliar.

Baca juga :  Ruko di Darmasaba Terbakar, Badung Kerahkan 7 Unit Damkar

Lebih lanjut Picha mengungkapkan, selain membekuk tersangka Feri, Polres Badung juga menciduk sembilan tersangka lain. “Dalam sebulan terakhir ini, kami mengungkap delapan kasus narkoba dengan sepuluh tersangka. Para tersangka lain, kami titip di polsek-polsek,” imbuhnya.

Total barang bukti yang diamankan dari ke-10 tersangka yakni 16,82 gram SS, 14,94 gram ganja, dan 145 butir ekstasi. “Para tersangka rata-rata merupakan pengedar dan sindikat jaringan peredaran narkoba antarpulau,” tandasnya. (yan)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini