Patung Dewi Kwan Im, Ratu Laut Selatan, dan Dewa Baruna, Bakal Hiasi Pantai Kuta

kutak
DIKEBUT - Penataan Pantai Samigita yang terus dikebut dan ditarget tuntas akhir Desember 2022.

Kuta, DenPost.id

Penataan Pantai Seminyak, Legian, Kuta (Samigita) terus digenjot.  Pantauan DenPost.id di titik penataan kawasan Kuta, yang pantaianya terpanjang, Senin (5/9/2022), alat berat beroperasi di depan Pasar Seni Kuta. Pembangunan gedung pasar seni Kuta juga terus berjalan.

Project Manager TJS-Bianglala KSO, Nyoman Agus Sandika, yang menggarap penataan Pantai Samigita, ketika ditanya mengenai progres penataan itu mengungkapkan bahwa saat ini penataan berjalan 24 persen lebih. Sedangkan untuk fisiknya sudah proses 18,6 persen. Beberapa item ada yang dikerjakan di luar Pantai Samigita atau di workshop. Setelah item itu selesai barulah dibawa ke lokasi (pantai). Hal ini dilalukan karena tidak memungkinkan pengerjaanya dilaksanakan di pantai lantaran masuk areal publik.

Baca juga :  Setiap Hari, Gerai Vaksin di Bandara Ngurah Rai Khusus Layani 100 PPDN

Agus Sandika menambahkan untuk paket kegiatan dibagi menjadi tiga segmen yakni Kuta, Legian, dan Seminyak. Namun untuk di Pantai Kuta ada empat segmen khusus. Hal itu karena bentang pantainya paling panjang dibanding Legian dan Seminyak. Ada pun empat segmen dimaksud yakni kawasan sekeh (dekat bandara), segmen dua ada di Pantai Jerman, segmen tiga di area Pasar Seni Kuta dan segmen Kuta empat di depan Hotel Hard Rock ke utara sampai di depan Hotel Pullman.

Pengerjaan patung ini memakan waktu agak lama dibanding yang lain karena ada tiga lokasi patung secara umum yakni satu di Seminyak dan dua di Kuta. “Rangka patung sudah dikerjakan di luar,” imbuhnya.

Baca juga :  Gepeng Mulai Rambah Pedesaan di Badung

Sedangkan di lokasi atau pantai hanya untuk membuat struktur bawah. Dua titik patung yakni di Seminyak dan Kuta dibangun di atas bangunan shelter tsunami. Untuk di Seminyak, patung yang dibangun yakni Arjuna sesuai nama jalan di sana. Sedangkan di atas shelter tsunami di Kuta adalah patung Baruna. Selain itu di Kuta akan dibangun tiga patung di luar bangunan shelter di kawasan Pura Cedok Waru berupa patung Baruna, Dewi Kwan Im, serta Ratu Laut Selatan.

Agus Sandika mengakui awal penataan sempat agak terkendala karena harus ada sinkronisasi mengenai harapan warga tentang tempat pangkalan jukung dan areal pedagang yang perlu dikoordinasikan. Termasuk pendataan aset-aset kedinasan seperti milik Disparda dan BWS yang memerlukan waktu dalam pendataan. “Saat ini pengerjaan sementara on the track asalkan  tidak ada force major. Kami tetap ada antisipasi mitigasi risiko” paparnya.

Baca juga :  GP Ansor Ajak Umat Muslim Badung Tak Mudik Lebaran

Agus Sandika menambahkan ada pun penataan yang dilakukan meliputi pedestrian, gerobak pedagang, tempat bangunan kuliner permanen, pembuatan wantilan, dan bangsal nelayan. Untuk satu unit, besarnya meliputi dua shelter tsunami dan satu Pasar Seni Kuta. Sedangkan yang lain yakni pembuatan pelataran pedestrian, bangunan kuliner wantilan dan toilet. (sug)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini