Harga Bahan Pokok Naik, Pemkab Buleleng Kerja Ekstra Entaskan Stunting

picsart 22 09 06 16 29 21 534
DISEMINASI - Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa, saat membuka Diseminasi Audit Penanganan Stunting Tingkat Kabupaten Buleleng, di Wantilan Praja Winangun Kantor Bupati Buleleng pada Selasa, (6/9/2022).

Singaraja, DENPOST.id

Lonjakan harga bahan pokok akibat inflasi dan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) tidak dapat dipungkiri berdampak pada program pengentasan stunting.
Untuk itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng akan bekerja ekstra keras untuk memastikan anak-anak di Kabupaten Buleleng mendapatkan akses bahan makanan bergizi dengan harga yang masih terjangkau.

“Kalau di situasi normal kan gizinya sudah kurang, apalagi sekarang bahan pokok naik, makanya di samping tim stunting, juga ada tim pengendali inflasi yang melakukan berbagai upaya agar harga bahan pokok terkendali,” ungkap Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa, ditemui usai membuka Diseminasi Audit Penanganan Stunting Tingkat Kabupaten Buleleng, di Wantilan Praja Winangun Kantor Bupati Buleleng pada Selasa, (6/9/2022).

Baca juga :  Seminggu, 50 Bule Terjaring Razia Prokes di Badung

Suyasa melalui timnya telah menjalankan program-program pengendalian inflasi dan kenaikan harga BBM. Salah satunya melalui pemberian stimulus kepada transportasi umum yang mendistribusikan bahan pokok ke pasar.

Kembali ke stunting, Suyasa menegaskan, pengentasan stunting merupakan tanggung jawab bersama lintas sektoral, meliputi pemetaan kasus stunting, penyuluhan, dan pengawasan.
Pihak korporasi swasta juga akan diajak untuk membantu program pengentasan stunting melalui Corporate Social Responsibility (CSR) yang ditujukan untuk pemberian bantuan makanan bergizi.

Baca juga :  Pahami Hak-hak Kesehatan Reproduksi Sebelum Pakai Kontrasepsi

“Misalnya, perusahaan A, berapa bisa bantu by name, by address, dan by case, dalam bentuk beras bergizi kah, susu yang bergizi kah, atau bantu daging yang premium, nah itu yang kita harapkan,” tandasnya.(118)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini