Bukit Banyak Bopeng, DLHP Siapkan Penghijauan

picsart 22 09 08 18 47 29 198
KERUK BUKIT - Aktivitas pengerukan bukit di Kecamatan Dawan, Klungkung.

Semarapura, DENPOST.id

Pemkab Klungkung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) mulai mengambil langkah-langkah terkait maraknya aktivitas pengerukan bukit di Kecamatan Dawan. Selain turun melakukan pendataan, Dinas LHP berencana akan melakukan reboisasi atau penghijauan kembali terhadap bekas lokasi pengerukan bukit yang sudah dihentikan.

Terutama terhadap kondisi bukit yang sudah bopeng dan bahkan nyaris gundul.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Klungkung, I Ketut Suadnyana ketika dikonfirmasi mengaku sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali, untuk secepatnya melakukan penghijauan kembali. Pendataan ke lapangan juga sudah dilakukan, yakni untuk memastikan mana bekas lokasi pengerukan yang akan dimanfaatkan untuk bangunan oleh pemiliknya, serta mana lokasi yang akan ditata dan dihijaukan.

“Kami tidak akan membiarkan lahan bekas pengerukkan tersebut, selamanya bopeng atau tidak termanfaatkan. Setelah bopeng harus jadi produktif,” ungkap Suadnyana, Kamis (8/9/2022).

Baca juga :  Pengusaha di Nusa Penida Diminta Wajib Urus Izin dan Bayar Pajak

Sebelum melakukan penghijauan, Suadnyana juga ingin memastikan jenis tanaman apa yang cocok dan dapat memberi tambahan penghasilan kepada masyarakat. Karena jika sudah ditata dan memberi manfaat, maka masyarakat otomatis akan menjaga dan memelihara lahan eks pengerukkan tersebut, supaya tetap hijau.

“Sudah disetujui oleh teman-teman di provinsi untuk lakukan penghijauan. Kita akan tanami lahan-lahan yang belum dibanguni. Cuma kan tanaman apa yang cocok dan secara sosial ekonomi benar-benar bermanfaat. Itu yang masih kita siapkan, apakah tanaman seperti alpokat, nangka atau durian. Masih kita siapkan itu,” ungkapnya.

Baca juga :  Kapolres Buleleng Silahturahmi dengan Purnawirawan

Sementara persoalan pengerukkan bukit di Kecamatan Dawan, juga mendapat sorotan DPRD Klungkung. Salah satunya Fraksi Persatuan Demokrat. Melalui Nyoman Mujana, Fraksi Persatuan Demokrat menyinggung perihal rusaknya  jalan di wilayah Kecamatan Dawan, yang dilintasi kendaraan truk dengan muatan galian C yang tidak memiliki izin penambangan.

Terkait hal itu, Fraksi Persatuan Demokrat meminta pemerintah untuk melakukan perbaikan jalan sesegera mungkin, memasang portal dan rambu-rambu lalu lintas untuk mengatur  masuknya kendaraan tertentu sesuai kelas jalan, serta  pembatasan kendaraan dengan beban berat melakukan pengawasan. (119)

Baca juga :  Siswa SMPN 1 Banjarangkan Ujian Daring di Sekolah

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini