Badung Rancang APBD Induk 2023 Sebesar Rp 3,8 Triliun

picsart 22 09 09 15 13 29 103
TERIMA DOKUMEN - Wakil Ketua I DPRD Badung, Wayan Suyasa saat menerima dokumen struktur rancangan RAPBD 2023 oleh Ketua TAPD Badung, Wayan Adi Arnawa, Jumat (9/9/2022).

Mangupura, DENPOST.id

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung, Jumat (9/9/2022) menerima dokumen Rancangan Anggaran Pendapatan Daerah (RAPBD) Tahun 2023. Dalam penyerahan dokumen tersebut, struktur RAPBD Induk tahun 2023 dirancang sebesar Rp 3,8 triliun. Pemasangan anggaran di struktur RAPBD 2023 dinilai lebih tinggi dibandingkan dengan APBD Induk tahun 2022 tahun ini.

Sekda Badung yang juga selaku Ketua TAPD Kabupaten Badung, Wayan Adi Arnawa, mengatakan, penyerahan rancangan struktur anggaran ini agar nantinya bisa dibahas oleh pihak legislatif dan bisa disahkan menjadi Perda. “Untuk belanja kita pasang sebesar Rp 3,8 triliun dengan pendapatan Rp 3,8 triliun dan di dalamnya ada Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp 3,1 triliun. Mudah-mudahan dengan rentang waktu yang cukup panjang ini pihak Dewan bisa membahas sehingga akan menjadi Perda serta nanti bisa jadi dasar pelaksanaan kegiatan di tahun 2023,” harapnya.

Baca juga :  Bandara Tetap Beroperasi Normal

Lebih lanjut dikatakan, secara umum struktur APBD 2023 dirancang naik dibandingkan dari struktur APBD tahun 20222. Tapi jika dibandingkan dengan struktur APBD perubahan tahun 2022, ini diakuinya menurun. “Dasar kita kan memang dari sebelumnya yang kita bahas, kalau toh nanti ada dinamika, nanti di APBD perubahan 2023 kita bahas lagi,” paparnya.

Kenapa tidak berani langsung memasang struktur APBD 2023 induk lebih besar dari struktur APBD perubahan tahun 2022? Ditanya begitu, mantan Kadispenda Badung ini mengatakan, pihaknya belum tahu situasi ekonomi dan pariwisata ke depannya. ‘’Kita di Badung, 89 persen pendapatan bersumber dari pariwisata, apalagi kondisi kita juga belum tahu sekarang ini dengan adanya inflasi dan kenaikan BBM, kita harus berhati-hati dalam memasang target,” ungkapnya.

Baca juga :  Cek Stok Minyak Goreng Curah, Satgas Pangan dan TPID Badung Kunjungi Ini  

Sementara Wakil Ketua I DPRD Badung, Wayan Suyasa, didampingi Wakil Ketua II DPRD Badung, Made Sunarta, mengatakan, mewakili lembaga DPRD Badung mengapresiasi penyerahan dokumen struktur RAPBD tahun 2023 tersebut. “Hal ini sudah secara teknis diatur dalam UU/203/2014 tentang pemerintah daerah, PP 12 tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan daerah dan Permendagri 277 tahun 2020 tentang pengelolaan teknis pengelolaan keuangan daerah. Pada bulan Agustus 2022 lalu telah ditandatangani nota kesepakatan tentang KUA-PPAS APBD 2023, dan sesuai amanat peraturan perundang-undangan yang ada bahwa minggu kedua September dewan harus menerima rancangan RAPBD tahun 2023. Selanjutnya kami harus membahas yang lumayan mendapatkan waktu sebelum berakhirnya anggaran di tahun 2022,” paparnya.

Baca juga :  Dukung Prokes di Pembelian Tiket Ferry, BRI Luncurkan Aplikasi PeduliLindungi Melalui Agen BRILink

Pihaknya juga akan segera melakukan pembahasan secara teknis di lembaga dewan. “Dalam pembahasan ini, kami akan melakukan koordinasi terkait hal-hal apa saja yang harus diberikan catatan sebelum nantinya dibahas dalam sidang paripurna di DPRD Badung. Kami apresiasi juga karena eksekutif tepat waktu menyerahkan dokumen ini,” tandasnya. (a/115)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini