Berulang Kali Dibui, Pencuri Asal Jember Akhirnya Ditembak

picsart 22 09 09 15 51 08 937
DITANGKAP - Aparat Polsek Mengwi saat menunjukkan tersangka Suyanto (50), di Mapolsek, Jumat (9/9/2022).

Mengwi, DENPOST.id

Beberapa kali ditangkap karena mencuri, Suyanto (50) kembali berulah. Pria asal Jember, Jawa Timur ini akhirnya ditembak polisi saat ditangkap karena membobol rumah pelajar SMA di Perumahan Sari Gading, Banjar Kaja, Buduk Mengwi.

Kapolsek Mengwi, Kompol Nyoman Darsana, didampingi Panit Opsnal Iptu I Made Mangku Bunciana, mengatakan, tertangkapnya tersangka berawal dari laporan korban Kadek Linda Pertiwi (16), yang rumahnya didatangi maling pada Rabu (3/8/2022). Siswi SMA itu kehilangan HP Samsung S20 dan laptop Azus dengan kerugian belasan juta rupiah. “Korban saat bangun tidur mendapati jendela ruang tamunya dirusak dan terbuka. Setelah dicek, HP dan laptopnya telah hilang,” ujarnya, Jumat (9/9/2022).

Baca juga :  Tumpukan Pipa di Trotoar Akhirnya Dirapikan

Petugas lantas melakukan penyelidikan dan olah TKP. Dari hasil pemeriksaan, ternyata modus pencurian yang dialami korban hampir sama dengan kasus pencurian di Perumahan Graha Shanti, Banjar Gede, Abianbase, Mengwi, yang dilaporkan pada Sabtu (9/7/2022). “Korban bernama Wirdana kehilangan berbagai barang eletronik, yaitu laptop, kamera beserta lensa dan lainnya dengan kerugian Rp 80 juta. Hasil penyelidikan kami, pelakunya mengarah ke seorang residivis yang tiga kali masuk penjara bernama Suyanto asal Jember,” kata Darsana.

Petugas opsnal lantas ke rumah tersangka di Jember, Jawa Timur. Diperoleh informasi jika tersangka telah kembali ke Bali dan kos di Jalan Pidada III, Denpasar Utara. Dan, pada Rabu 7 September 2022 sekira pukul 16.00, tersangka ditangkap di kosnya. “Saat ditangkap tersangka melakukan perlawanan. Kemudian anggota kami menembak kaki kanan tersangka,” kata Darsana.

Baca juga :  Di Bali, Hujan Lebat Disertai Petir Masih Berpotensi Terjadi Tiga Hari ke Depan

Saat diinterogasi, sambung perwira polisi asal Busung Biu, Buleleng ini, tersangka beraksi menggunakan linggis dan pahat untuk mencongkel jendela. “Di wilayah Mengwi diakui tersangka sebanyak dua TKP. Namun kami masih dalami TKP lainnya. Kami masih lakukan pengembangan, sebab barang bukti yang diamankan dari tangan tersangka cukup banyak,” tandas Darsana. (124)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini