Tolak Kenaikan BBM, Mahasiswa Gelar Aksi Damai di Gedung Dewan

picsart 22 09 09 19 30 51 405
AKSI DAMAI - Sejumlah elemen mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), dan Kumpulan Mahasiswa Hindu Dharma (KMHD) Kabupaten Buleleng, saat melakukan aksi damai di Gedung Dewan Buleleng, Jumat (9/9/2022).

Singaraja, DENPOST.id

Terkait dengan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), sejumlah elemen mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), dan Kumpulan Mahasiswa Hindu Dharma (KMHD) Kabupaten Buleleng, melakukan aksi damai ke Gedung Dewan Buleleng, Jumat (9/9/2022).

Dalam orasinya, mahasiswa menyuarakan penolakan kenaikan harga BBM bersubsidi dan kenaikan tarif dasar listrik. Hal tersebut, disampaikan koordinator aksi sekaligus Ketua HMI Cabang Buleleng, Agung Ardiansyah.

Dalam tuntutannya, mahasiswa menyampaikan pernyataan sikap terhadap kenaikan harga BBM, yakni pemberantasan mafia migas dan pertambangan, penundaan proyek strategis nasional yang tidak berpihak terhadap rakyat, pembubaran lembaga-lembaga negara yang tidak berfungsi secara optimal dan membebankan APBN, serta yang terakhir melakukan relokasi anggaran untuk mendukung subsidi BBM.

Ditambahkan dia, mahasiswa menilai kenaikan harga BBM sangat tidak tepat dilakukan saat ini, karena masyarakat baru saja keluar dari pandemi Covid-19. “Kami meminta kepada pemerintah untuk membatalkan kenaikan harga BBM karena sangat membebani masyarakat kecil dan pemerintah diminta untuk memperbaiki, serta memperkuat data kondisi ekonomi rakyat sehingga penyaluran BBM bersubsidi tepat sasaran” tambahnya.

Baca juga :  Vaksinasi PMK di Lokapaksa dan Pejarakan, 1.000 Dosis Disiapkan

Sementara Ketua DPRD Buleleng, Gede Supriatna didampingi Sekretaris DPRD Buleleng, I Gede Sandhiyasa; Kabag Humas DPRD Buleleng, Nyoman Budi Utama, dan juga hadir Kapolres Buleleng, AKBP I Made Dhanu Wardana, S.I.K, MH., beserta jajaran menerima mahasiswa di Lobi Gedung DPRD Buleleng.

Supriatna saat menerima peserta aksi menyampaikan apresiasi kepada para mahasiswa yang sudah menggelar aksi dengan damai. Menanggapi pernyataan sikap dari mahasiswa, Supriatna mendukung apa yang menjadi pernyataan sikap dari mahasiswa yang sudah menyuarakan keluhan masyarakat kepada pemerintah, serta ikut memberikan masukan-masukan dan solusi bagi pemerintah.

Baca juga :  Lahan Eks Puri Sanih di Desa Bukti Jadi Rebutan

“Kami apresiasi adik-adik mahasiswa yang sudah menyuarakan tuntutan terhadap kenaikan BBM, selanjutnya tuntutan dari mahasiswa akan kami fasilitasi ke pemerintah pusat melalui DPR RI secepatnya,” tambahnya. (118)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini