Menteri PUPR Target Jalan Tol Rampung Tahun 2025

picsart 22 09 10 16 08 21 928
GROUNDBREAKING - Menteri PUPR Basuki Hadimuljono didampingi Gubernur Bali, Wayan Koster, serta  Bupati Jembrana, I Nengah Tamba, Sabtu (10/9/2022) melaksanakan groundbreaking pembangunan jalan Tol Jagat Kerthi Bali Gilimanuk-Mengwi.

Negara, DENPOST.id

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono didampingi Gubernur Bali, Wayan Koster serta  Bupati Jembrana, I Nengah Tamba, Sabtu (10/9/2022) meletakkan batu pertama (groundbreaking) pembangunan jalan tol Jagat Kerthi Bali Gilimanuk-Mengwi sepanjang 96,84 Km di Desa Pekutatan, Jembrana.
Pembangunan Tol Gilimanuk-Mengwi akan dikerjakan dalam 3 tahap, di mana untuk tahap I pembangunan jalur Tol Gilimanuk-Pekutatan sepanjang 53,6 km, tahap 2 Pekutatan-Soka sepanjang 24,3 km dan tahap 3 Soka-Mengwi sepanjang 18,9 km.

Total investasi tol Jagat Kerthi Bali Gilimanuk-Mengwi akan memakan biaya Sebesar Rp 24,6 triliun. Kehadiran tol ini diprediksi mampu mengurangi waktu tempuh dari Pelabuhan Gilimanuk-Mengwi yang awalnya 5 jam akan menjadi 1-2 jam. Serta memungkinkan pengembangan objek wisata baru sepanjang jalur yang dilalui tol.

Baca juga :  Solar Tumpah di Goa Gong, Sejumlah Kendaraan Tergelincir

Pembangunan jalan Tol Jagat Kerthi Bali direncanakan rampung pada tahun 2028.
Namun saat groundbreaking, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono secara khusus meminta agar jalan tol tersebut dapat rampung pada tahun 2025.
“Saya minta bahwa penyelesaian hanya 90-an km, saya ingin mengikuti irama Jegog. Saya minta dengan hormat karena kebutuhannya untuk masyarakat. Agar pengerjaan pembangunan Jalan Tol Jagat Kerthi Bali ini diselesaikan tahun 2025,” pinta Menteri Basuki.

Pihaknya juga sangat mengapresiasi karena pada jalan tol ini juga dilengkapi dengan jalur khusus sepeda dan sepeda motor. Hal ini untuk memanjakan wisatawan sehingga dapat menikmati keindahan alam Bali.
“Saya sangat gembira karena antara Pekutatan-Mengwi akan ada jalur sepeda motor bahkan jalur sepeda. Ini salah satu perhatian kita pada social heritage kita di Bali ini. Walaupun ada jalan tol, ada jalur sepeda untuk tetap menikmati alam Jembrana, Tabanan dan Badung,” imbuhnya.

Baca juga :  15 Januari, Bantuan Dana Tunai PPKM Badung Cair

Senada dengan yang disampaikan Menteri Basuki, Gubernur Bali, Wayan Koster, juga menyampaikan bahwa Jalan Tol Jagat Kerthi Bali menjadi yang pertama dilengkapi dengan jalur khusus roda dua.
“Jalan tol ini merupakan satu-satunya jalan tol yang pertama kali dibangun dengan tambahan fasilitas seperti jalur sepeda, maupun juga kendaraan umum roda empat dan roda dua,” jelas Koster.

Lebih lanjut dikatakan, jalan tol ini akan memberikan dampak besar terhadap keseimbangan pembangunan dan perekonomian di seluruh Bali bahkan akan mampu menjadi pemicu timbulnya destinasi wisata baru.

Baca juga :  1 Pasien Suspek Covid-19 di Jembrana Meninggal

“Jalan Tol Jagat Kerthi Bali mengandung makna memberi kesejahteraan dan kebahagiaan untuk masyarakat Bali, yang akan mampu memberikan dampak positif bagi Pemerintah Daerah maupun masyarakat Bali. Baik dalam peningkatan investasi pembangunan, peningkatan lapangan kerja, efisiensi jarak dan waktu tempuh logistik, bahkan akan mampu menjadi pemicu timbulnya destinasi wisata baru serta pertumbuhan pusat-pusat ekonomi baru dan menyeimbangkan pembangunan antarwilayah di Provinsi Bali,” katanya. (120)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini