Rampung, Jalan Batur-Tandang Buana Sari Mulai Bisa Dilalui

picsart 22 09 12 11 31 29 070
AKSES JALAN - Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta bersama Wakil Bupati Bangli, I Wayan Diar, saat meninjau pembukaan akses jalan Batur-Tandang Buana Sari, Kintamani setelah diperbaiki, Sabtu (10/9/2022) lalu. DENPOST.id/ ist

Bangli, DENPOST.id

Pembangunan menjadi skala prioritas dalam visi dan misi era kepemipinan Sang Nyoman Sedana Arta bersama I Wayan Diar. Salah satunya bidang infrastukrur berupa jalan. Pemda melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Bangli melakukan perbaikan infrastruktur jalan secara bertahap di Kabupaten Bangli. Diawali dengan membuka akses Jalan Batur-Tandang Buana Sari, Kintamani, yang telah diresmikan penggunaannya pada Sabtu (10/9/2022) lalu.

Dimintai konfirmasi, Senin (12/9/2022), Kepala Dinas PUPR Perkim Bangli, I Dewa Ngakan Widnyana Maya, mengatakan, proyek jalan Batur-Tandang Buana Sari menelan anggaran sebesar Rp 2.980.018.000 dengan waktu pelaksanaan 120 hari. Panjang jalan yang dibangun yakni 2 km lebih dengan lebar 3 meter dengan kontruksi Hotmix (AC-WC). “Proyek ini merupakan pekerjaan pemeliharaan berkala jalan untuk mempertahankan kondisi jalan agar tetap berfungsi secara optimal melayani lalu lintas dan mendukung perekonomian lokal,” terangnya.

Baca juga :  Proyek Hotmix di Bangli Sisakan Dana Rp14 Miliar

Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta sebelumnya menekankan berbagai upaya telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Bangli untuk memperbaiki infrastruktur jalan yang ada di Kabupaten Bangli. Seperti peninjauan langsung kondisi jalan di Kabupaten Bangli bersama dinas terkait. Melalui peninjauan kondisi infrastruktur jalan tersebut secara perlahan namun pasti telah dilakukan perbaikan. “Untuk itu saya minta kepada aparat di desa dan masyarakat agar merawat keberadaan jalan ini nantinya,” pintanya.

Menurut dia, peran masyarakat selaku pengguna jalan sangat penting, dalam menjaga kondisi jalan yang sudah diperbaiki agar tidak cepat rusak. “Sebagus-bagusnya fasilitas infrastruktur terutama jalan kalau tidak ada sinergi dari masyarakat untuk merawat dan memelihara, maka semuanya akan sia-sia,” ujarnya.

Baca juga :  Lagi, Seorang Warga Bangli Meninggal Dengan Swab Positif Covid-19

Dia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar meningkatkan budaya gotong-royong seperti pembersihan got dan lainya sehingga mampu bersama-sama menjaga dan merawat keberadaan jalan tersebut.(128)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini