LPD Kedonganan Juga Tanggung Biaya Pendidikan Listya Dewi Hingga Kuliah

picsart 22 09 12 13 25 43 505
SERAHKAN BANTUAN - Bendesa Adat Kedonganan saat menyerahkan bantuan dana tunggakan SPP kepada Listya Dewi.

Kedonganan, DENPOST.id

Janji untuk melunasi tunggakan SPP siswa yatim di Kedonganan, Listya Dewi oleh LPD Kedonganan terealisasi. Minggu (11/9/2022), Bendesa Adat Kedonganan, Wayan Mertha didampingi Ketua LPD Kedonganan, Ketut Madra, langsung menyerahkan biaya pelunasan SPP kepada Listya Dewi, di Pura Dalem Desa Adat Kedonganan.

Dana sebesar Rp 10.500.000 tersebut nantinya akan dibayarkan Listya Dewi ke pihak sekolah. Selain Listya Dewi, LPD Kedonganan juga menyerahkan beasiswa kepada tiga remaja Kedonganan yang hendak melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi.

Ketut Madra mengatakan, selain melunasi tunggakan SPP dari kelas 1 hingga kelas 3 SMP tersebut, LPD Kedonganan juga akan membiayai pendidikan Listya Dewi ke tingkat SMA dan bahkan sampai perguruan tinggi. Bantuan dana pendidikan ini memanfaatkan program beasiswa warga tidak mampu.

Selain Listya Dewi, sang adik juga dikatakan akan mendapat perhatian LPD Kedonganan. Sesuai mekanisme, yang bersangkutan harus mengajukan dulu sebagai warga tidak mampu agar mendapatkan beasiswa tersebut.
Jika seandainya LPD tidak bisa melakukan karena situasi ekonomi masih lesu, pihaknya tetap berkomitmen membantu bersama tokoh masyarajat Kedonganan. Hal ini sesuai komitmen LPD Kedonganan untuk membantu agar tidak ada anak-anak Kedonganan yang putus sekolah.

Baca juga :  Sebelas Ekspresi Budaya Tradisional Komunal Badung Terima Sertifikat

Di sisi lain Madra menegaskan pemberian bantuan beasiswa sudah dilakukan sejak lama di LPD Kedonganan.
“Ini menjadi spesial, karena ini Listya Dewi yang sempat viral,” imbuhnya sembari mengungkapkan program beasiswa sudah berlangsung sejak tahun 1997. Di mana pihaknya secara rutin memberikan bantuan beasiswa kepada siswa yang hendak melanjutkan pendidikan mereka. Seperti beasiswa prestasi yang rata-rata diberikan 12 kali dalam setahun. Total siswa berprestasi yang diberikan beasiswa tersebut hingga saat ini berjumlah 288 orang.

Baca juga :  Jika Pariwisata Tak Segera Dibuka, FSP Par Khawatirkan Ini

Sedangkan untuk beasiswa kurang mampu berjumlah sekitar 60 orang. Dari yang duduk di bangku SD, SMP, SMA, dan S1. Selain itu beasiswa khusus diberikan kepada mereka yang berpotensi dan berprestasi yang ingin melanjutkan ke S2.
“Saat ini kami berikan beasiswa untuk 3 orang yang melanjutkan sekolah SD dan 1 orang SMP yaitu Listya Dewi. Selain di sektor pendidikan, kami senantiasa mewujudkan visi LPD Kedonganan menjadi sehat, kuat, tangguh, bermanfaat, dan berkelanjutan. Salah satu bentuknya adalah dalam hal meringankan beban Panca Yadnya dan menguatkan Panca Kerta,” ungkapnya.

Baca juga :  Cegah Masyarakat Mudik, Seluruh Kendaraan Diperiksa Ketat

Seperti saat ini, Desa Adat Kedonganan akan melaksanakan Ngusaba Desa yang belum pernah dilakukan sebelumnya.
Pihaknya mendukung kegiatan ini dengan memberikan dana senilai Rp 1 miliar kepada desa adat. Selain itu, masing-masing dadia yang berjumlah kurang lebih seratusan dadia diberi bantuan Rp 5 juta dan 6 banjar adat senilai Rp 25 juta.

Hal senada disampaikan Bendesa Adat Kedonganan, Wayan Mertha. Dikatakannya, LPD Kedonganan sebenarnya sudah mempunyai program untuk membantu siswa kurang mampu. “Jika saja informasi kondisi Ni Luh Listya Dewi diketahui dari awal, tentu hal ini tidak sampai terjadi. Kami harapkan agar terus dilakukan update data agar hal ini tidak sampai terulang lagi,” pungkasnya. (113)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini