Rumah yang Ditempati KK Miskin di Gumbrih Terbakar

picsart 22 09 14 12 44 47 273
TERBAKAR - Kebakaran menimpa rumah yang ditempati warga tidak mampu di Desa Gumbrih, Kecamatan Pekutatan.

Negara, DENPOST.id

Kebakaran menimpa rumah semi permanen yang ditempati Made Rai Suara (50) dari Banjar Sengguan, Desa Gumrih, Kecamatan Pekutatan, Jembrana, Selasa (13/9/2022) siang.
Rumah semi permanen ukuran 4 x 5 meter tersebut milik I Made Anom Subali (66) seorang pensiunan PNS yang juga dari Desa Gumbrih.

Perbekel Gumbrih,.Nyoman Adi Rosadi, Rabu (14/9/2022) mengatakan, korban Made Rai merupakan salah satu KK miskin. “Korban menempati rumah orang. Jadi bukan tanah dan bangunan sendiri. Korban termasuk KK miskin,” kata Rosadi.

Baca juga :  Dewan Gelar Rapat Paripurna Tatap Muka Pertama di Era New Normal

Dari informasi, kebakaran berawal ketika pada Senin (12/9/2022) pukul 23.00 wita, I Made Rai Suara menyalakan racun nyamuk bakar yang ditaruh di atas piring.
Pada Selasa (13/9/2022) pagi, Rai Suara tidak menyadari kalau racun nyamuk yang dia bakar itu masih hidup. Dia kemudian beraktivitas rutin seperti mengantar anaknya ke sekolah, kemudian dia bersama istrinya pergi bekerja ke kebun, sehingga rumahnya sepi.

Pada Selasa siang, saksi I Gede Sunia yang sedang bekerja menyerut kayu kaget karena tiba-tiba listrik padam. Dia kemudian mengecek ke sekitaran rumah.
Dia melihat kepulan asap dari belakang rumah.
Setelah dicek, ternyata api sudah besar membakar rumah yang ditempati Made Rai Suara.
Kemudian saksi meminta tolong kepada tetangga, untuk membantu memadamkan api tersebut dan masyarakat sekitar berdatangan untuk membantu memadamkan api dengan menggunakan alat seadanya.

Baca juga :  Di Jembrana, 22 Orang Terpapar Covid-19 dan Satu Pasien Meninggal

Kerugian diperkirakan mencapai Rp 50 juta.
Atas musibah tersebut, kini korban tidak memiliki tempat tinggal.
Korban dibantu sembako oleh Kapolres Jembrana, AKBP Dewa Gde Juliana. (120)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini