Banyak Remaja Terlibat Lakalantas, Kapolresta Ceramahi Ratusan Siswa

picsart 22 09 14 15 20 16 064
CERAMAH - Kapolresta Denpasar Kombes Bambang Yugo Pamungkas saat mengelar ceramah dalam rangka pembinaan mental dan karakter siswa SMA/SMK se-kota Denpasar di Aula SMAN 2 Denpasar, Rabu (14/9/2022).

Padangsambian, DENPOST.id

Angka kasus kecelakaan lalulintas dan kasus pelanggaran hukum yang melibatkan anak di bawah umur di Denpasar tergolong tinggi. Selama Januari hingga Agustus 2022, tercatat 525 kasus lakalantas dengan korban jiwa sebagian besar anak di bawah umur.

Hal tersebut diungkapkan Kapolresta Denpasar, Kombes Bambang Yugo Pamungkas, saat ceramah dalam rangka pembinaan mental dan karakter siswa SMA/SMK Se-kota Denpasar di Aula SMAN 2 Denpasar, Rabu (14/9/2022).

Menurut Bambang, selama delapan bulan ini, kasus kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polresta Denpasar terjadi sebanyak 525 kasus. Dan 58 orang meninggal dunia, luka berat 18 orang, luka ringan 793 orang serta menimbulkan kerugian materiil hampir Rp 1 Miliar. “Yang terlibat kecelakaan lalulintas rata-rata pelajar dan anak di bawah umur. Umumnya yang melanggar marka jalan, ugal-ugalan, kebut-kebutan dan pelanggaran lainnya,” bebernya.

Terkait kasus kriminalitas yang melibatkan anak-anak, sambung Bambang, tercatat sebanyak 38 kasus dalam delapan bulan belakangan. Dan yang menonjol adalah kasus kekerasan. Yaitu kasus kenakalan remaja, geng motor yang melakukan aksi anarkis dan balapan liar di jalanan yang menimbulkan korban jiwa. “Sebagian besar anak-anak remaja yang ikut andil di dalamnya. Kami bukannya menuduh anak-anak remaja itu semua negatif, justru karena rasa sayang kami dengan mereka. Karena rasa saya cinta sama para remaja ini, kami bersinergi dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali mengadakan pembinaan mental dan karakter untuk mencegah agar adik-adik tidak terjerumus ke dalam kegiatan yang negatif yang dapat merugikan diri sendiri, merugikan keluarga serta merugikan masyarakat,” bebernya di hadapan ratusan siswa SMA/SMK se-kota Denpasar.

Baca juga :  Kadiskes Bali: PPKM Level 3 Akhir Tahun untuk Lindungi Masyarakat

Menurut Bambang, kegiatan ini juga bertujuan untuk menyamakan satu persepsi bagaimana menjaga aset negara yaitu para remaja yang akan menjadi penerus bangsa Indonesia. (124)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini