Tarif AKDP di Bangli Bakal Naik 35 Persen

picsart 22 09 15 15 01 44 830
NAIK - Tarif Angkutan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) di Bangli direncanakan naik.

Bangli, DENPOST.id

Selain tarif air bersih, tarif Angkutan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) di Bangli juga direncanakan naik dari tarif lama. Rencana kenaikan ini mengacu pada Peraturan Bupati (Perbub) Bangli Nomor 23 tahun 2013 tentang tarif angkutan penumpang umum. Hal ini menyusul dari naiknya harga bahan bakar minyak (BBM).

“Sejak tahun 2013, belum pernah melakukan penyesuaian tarif, ” ungkap Kadis Perhubungan Bangli, I Ketut Riang, Kamis (15/9/2022). Disebutkannya, rencana penyesuaian tarif angkutan darat ini sebelumnya juga sudah dibahas bersama Organisasi Angkutan Darat (Organda) Bangli. “Dari pertemuan dengan pengurus Organda itu, sepakat menaikkan tarif 35 persen hingga 40 persen dari tarif lama,” katanya.

Baca juga :  Pemkab Bangli Pindahkan Lokasi Karantina PMI ke Kuta

Pegawai Dishub Bangli sempat bertanya pada beberapa sopir angkot. Ternyata tarif penumpang telah naik, rata-rata Rp 5.000 hingga Rp 10.000 tergantung pada trayeknya. Tarif tersebut sebelum kenaikan harga BBM dan tarif inilah yang jadi patokan untuk menentukan tarif baru. “Kami masih merancang besaran kenaikan tarif. Perhitungannya berdasarkan biaya operasional kendaraan (BOK) meliputi biaya kenaikan BBM, suku cadang, dan sebagainya,” papar Riang.

Sesuai rencana, para sopir angkot akan diberi subsidi BBM oleh Pemkab Bangli selama tiga bulan yakni Oktober, November, dan Desember. Apabila rencana ini bisa direalisasikan, penyesuaian tarif angkutan darat akan diundur hingga 2023.

Baca juga :  Seorang Pria Ditemukan Membiru di Dalam Mobil

Sebelumnya, salah seorang sopir angkot I Wayan Mariana (42) mengaku kelimpungan akibat naiknya harga BBM. Karena itu, pihaknya terpaksa melakukan kenaikan tarif yang biasanya Rp 10 ribu menjadi Rp 12 sampai Rp 15 ribu tergantung jauh dekatnya. “Selama ini, dengan situasi Bangli yang memang sepi penumpang di tambah dengan naiknya harga BBM tentunya akan membuat kami kelimpungan jika tarif tidak kami naikkan juga,” ucapnya. (128)

Baca juga :  Hindari Pohon Durian Roboh, Buruh Tewas di Got

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini