Simpan 4,7 Kg Ganja, Tukang Ojek Terancam Hukuman Seumur Hidup

picsart 22 09 15 15 09 38 440
DITANGKAP - Dalam sepekan Polresta Denpasar menangkap lima orang tersangka kasus narkoba.

Padangsambian, DENPOST.id

Seorang tukang ojek, Ketut Kariada (31) terancam hukuman seumur hidup lantaran kedapatan menyimpan 4,7 kg ganja dan 192,50 gram sabu-sabu (SS). Pria kelahiran Karangasem ini diduga merupakan seorang pengedar narkoba kelas kakap jaringan antarpulau.

Tak hanya sekali, Kariada yang kos di Jalan Glogor Carik, Densel itu mengaku telah dua kali menerima kiriman paket ganja dengan berat belasan kilogram dari seseorang di Sumatra Utara, bernama Marko. “Tersangka ini merupakan pengedar. Tersangka dikendalikan oleh seseorang. Dia menerima paket narkoba dalam bentuk paket yang dikirim melalui JNE,” ungkap Kapolresta Denpasar, Kombes Bambang Yugo Pamungkas, didampingi Kasat Resnarkoba AKP Mirza Gunawan, Kamis (15/9/2022).

Baca juga :  Tiga Pemuda Aniaya dan Rampas Tas Pengojek Online

Menurut Bambang, tersangka digerebek di kosnya pada Senin (5/9/2022) sekitar pukul 19.50. Terungkapnya kasus tersebut berawal dari penyelidikan petugas Opsnal Satresnarkoba Polresta Denpasar di wilayah Jalan Glogor Carik, Denpasar Selatan. “Saat di lapangan, anggota kami melihat seorang pria (tersangka) dengan gerak-gerik mencurigakan di depan salah satu rumah kos,” imbuhnya.

Petugas lantas menangkap tersangka. Saat dilakukan penggeledahan badan dan pakaian tersangka tidak ditemukan barang bukti. “Saat petugas menggeledah kamar tersangka, ditemukan 68 paket klip ganja, dengan berat 4,7 kg. Ganja itu telah dipecah dan siap edar ,” kata Bambang.

Baca juga :  Togar Situmorang: PT DIM Tak Terlibat TPPO dan Tindak Pidana Penipuan

Saat diinterogasi, tersangka mengaku menerima ganja sebanyak dua kali. Pengiriman pertama 10 kg, dan kedua juga 10 kg. “Dari dua pengiriman itu diamankan 4,7 Kg ganja. Sisanya telah beredar. Tersangka mengaku mendapatkan upah di atas Rp 20 juta untuk sekali menerima kiriman,” beber Bambang.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 111 Ayat (2) UU.RI.No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman pidana penjara maksimal seumur hidup. (124)

Baca juga :  Disambar Avanza, Pelayan Kafe Tewas

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini