Puluhan UMKM di Desa Paksebali Dapat Internet Gratis

picsart 22 09 15 19 42 15 880
PELATIHAN - Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, saat menghadiri pelatihan dan pendampingan pemanfaatan akses tetap pitalebar pelaku UMKM di Wilayah Jawa Tengah dan Bali di di Lapangan Desa Paksebali, Kamis (15/9).

Semarapura, DENPOST.id

Sebanyak 65 UMKM di Desa Paksebali, Kecamatan Dawan, Klungkung, mendapat internet gratis dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI. Penyerahan bantuan internet gratis ini, ditandai dengan dibukanya pelatihan dan pendampingan pemanfaatan akses tetap pitalebar pelaku UMKM di wilayah Jawa Tengah dan Bali, di Lapangan Desa Paksebali, Kamis (15/9/2022).

Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, bersama Kadis Kominfo Wayan Parna sempat hadir membuka acara pelatihan tersebut. Bahkan di sela-sela kegiatan, Suwirta mengatakan kalau perkembangan UMKM di Klungkung, setelah melandainya Covid-19 mengalami peningkatan yang sangat drastis. “Selama ini para UMKM sudah mempromosikan barang dagangannya lewat media sosial dan sudah cukup membantu. Tetapi akan lebih optimal lagi apabila akses internet yang mereka dapatkan tanpa batas dan tanpa lemot,” ujar Suwirta.

Baca juga :  Pratima Pura Mas Ayu di Dusun Koripan Digondol Maling

Setelah mendapat bantuan internet gratis, Suwirta meminta kepada para pelaku UMKM yang ada di Paksebali untuk memanfaatkan pendampingan ini, dengan sebaik-baiknya dan bertanya jika ada kendala, sehingga apa yang diberikan dari Kementerian Kominfo bisa memperlancar usaha untuk meningkatkan volume usaha. Termasuk meningkatkan kualitas maupun kuantitas dari produk UMKM tersebut.

Sementara Subid Kementerian Komunikasi dan Informatika, Ari Budi Sulistyo menjelaskan program pelatihan ini diberikan untuk menguatkan ekosistem broadband yang sudah tercipta dengan peningkatan ekonomi sebagai tujuan utamanya, khususnya dalam kondisi ekonomi yang serba tidak pasti seperti sekarang.

Baca juga :  Mahasabha di Klungkung, Koster Ajak Pratisentana Gajah Para Ikut Ini

“Ada 1500 titik jaringan internet diberikan gratis selama enam bulan di 9 kabupaten/kota se-Indonesia. Pelatihan ini juga dilaksanakan selama tiga bulan, sehingga kami berharap para pelaku UMKM bisa mengadopsi teknologi digital dalam pengembangan pemasaran UMKM-nya,” ujar Ari Budi (119)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini