Tanpa Sertifikat PMK, Peternak Babi di Bangli Kesulitan Penjualan

picsart 22 09 18 18 21 54 111
PENJUALAN BABI - Peternak babi di Kabupaten Bangli, mengalami kesulitan untuk penjualan babi ke luar daerah karena ketiadaan sertifikat tervaksin PMK sebagaimana pada ternak sapi.

Bangli, DENPOST.id

Peternak babi di Kabupaten Bangli, mengalami kesulitan untuk penjualan babi ke luar daerah. Hal itu, disebabkan ketiadaan sertifikat tervaksin PMK sebagaimana pada ternak sapi.

Kadis Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Kabupaten Bangli, I Made Alit Parwata mengakui kondisi tersebut. Menurut dia, untuk pengiriman babi ke luar daerah, syaratnya harus telah tervaksin PMK.

“Belakangan ini memang banyak pemintaan dari peternak babi untuk vaksinasi PMK,” ujar Alit Parwata, Minggu (18/9/2022).

Terkait dengan banyak permintaan peternak babi tersebut, pihaknya telah berkoordinasi dengan Satgas Penanganan PMK Pemprov Bali untuk diteruskan ke pusat. Dengan demikian, nantinya ternak babi di Kabupaten Bangli bisa tervaksin.

Baca juga :  Awasi Siswa Berkeliaran, Disdikpora Bangli Kerahkan Satpol PP

“Kita telah ajukan permohonan untuk bisa mendapatkan vaksinasi PMK untuk ternak babi. Jadi, kita harap peternak babi bersabar dulu,” harapnya. (128)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini