Dililit Utang, Nekat Embat Motor Tetangga

picsart 22 09 19 14 10 41 744
RILIS KASUS - Kapolsek Seririt, AKP I Made Suwandra, saat merilis kasus curanmor, Senin (19/9/2022) di Mapolres Buleleng.

Singaraja, DENPOST.id

Lantaran dililit utang, Putu Suka Ariyasa alias Leong (28) nekat mengembat sepeda motor milik tetangganya di Desa Gunung Sari, Kecamatan Seririt.
Berawal dari Laporan Kadek Sudanti pada tanggal 11 September 2022 pukul 06.30 wita, yang melaporkan ke Polsek Seririt bahwa sepeda motor miliknya jenis Suzuki Satria FU warna abu-abu hitam Nomor Polisi DK 2322 IL yang terparkir dihalaman rumahnya hilang. Kerugian diperkirakan Rp 6.000.000.

Kapolsek Seririt, AKP I Made Suwandara, bersamaKanit Reskrim Polsek Seririt langsung menindaklanjuti dengan langsung melakukan penyelidikan dan penyidikan.
“Dari hasil penyelidikan ditemukan adanya akun yang menawarkan sepeda motor milik korban. Saat dimintai konfirmasi awalnya orang yang menawarkan mengaku mendapat dengan cara membeli dari seseorang yang tidak dikenal,” ucapnya, saat rilisnkasus di Mapolres Buleleng, Senin (19/9/2022).

Baca juga :  Rayakan "Tumpek Uye", Pemkab Buleleng Lepasliarkan Ribuan Burung dan Tebar Ikan

Setelah dilakukan pengecekan, akun tersebut ternyata milik Leong yang beralamat Banjar Dinas Sekar, Desa gunungsari, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng.
Kemudian terhadap terduga pelaku pada hari Kamis tanggal 15 September 2022, berhasil diamankan bersama dengan sepeda motor milik korban dan setelah dilakukan pemeriksaan mengakui bahwa pelaku yang telah mengambil sepeda motor milik korban.

Awalnya, Leong mengambil air minum di Pura Beji Gunungsari dan melihat sepeda motor yang terparkir di sebuah pekarangan rumah yang terlihat rumah tersebut kosong.
Karena pelaku teringat dengan utang yang banyak sekitar Rp 120.000.000 dan sudah diminta dari orang-orang yang dipinjami, kemudian timbul niat pelaku untuk mengambil sepeda motor yang dilihatnya terparkir tersebut. “Kemudian pelaku mempersiapkan sarana untuk bisa menghidupkan sepeda motor tersebut dengan kancing peniti untuk menghubungkan kabel saklar agar sepeda motor tersebut dapat dihidupkan,” imbuhnya.
Selanjutnya, sepeda motor tersebut dituntun dulu keluar rumah dan setelah berada di luar pagar rumah sepeda motor dihidupkan dan dibawa ketempat kostnya di Denpasar.
“Terhadap terduga pelaku telah disangka melakukan tindak Pidana Pencurian sebagaimana dimaksud dalam rumusan pasal Pasal 363 ayat (1) ke 3 dan 5 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” ucap Suwandara. (118)

Baca juga :  Puluhan UMKM Ramaikan Pasar Pangan Lokal dan Gemar Makan Ikan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini