Kasus PPA di Jembrana Meningkat

picsart 22 09 19 20 07 30 021
Kasi Pidum Kejari Jembrana, Delfi Trimariono.

Negara, DENPOST.id

Kasus perlindungan perempuan dan anak (PPA) di Jembrana, mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
Kini, Kejaksaan Negeri (Kejari) Jembrana menangani 10 perkara terkait kasus PPA selama tahun 2022. Kasus ini, mengalami kenaikan 250 persen dibandingkan tahun lalu.

Kasi Pidum Kejari Jembrana, Delfi Trimariono, Minggu (18/9/2022), mengatakan salah satu kasus yang ditangani, yakni kasus percobaan penculikan anak yang dilakukan pelaku diduga pedofilia pada akhir Juni lalu.

Baca juga :  Dua Sekolah di Bangli Juga Didatangi Orang Asing, Bagikan Makanan Ringan dan Gelang

Kejari Jembrana juga berhasil menerapkan restitusi atau uang ganti rugi kepada korban. Dari data di Kejari Jembrana, 10 kasus PPA tersebut, terjadi dalam rentang waktu 9 bulan atau sejak Januari hingga September 2022. Dari jumlah tersebut, perkara atau kasus lebih banyak melibatkan pelaku orang dewasa. Kemudian ada juga satu perkara yang pelakunya adalah masih di bawah umur.

Delfi mengakui kalau kasus PPA mengalami peningkatan dibandingkan sebelumnya. Jumlah tersebut, ada sejumlah jenis perkara yang ditangani. Seperti kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), kemudian kekerasan seksual, percobaan penculikan hingga pelecehan seksual. Kemudian untuk pelaku, lebih dominan dilakukan oleh orang dewasa.

Baca juga :  Jumat, 68 Orang Positif Covid-19 dan Tiga Pasien Meninggal di Denpasar

Ada juga 3-4 perkara yang pelaku dan korbannya berusia 15-17 tahun. “Mereka ini sebenarnya berpacaran,” ungkapnya.

Selain melakukan penanganan perkara, pihaknya juga telah berhasil menerapkan restitusi dalam sebuah perkara. Hal itu sesuai dengan amanat dari Undang-undang Perlindungan Anak. Dari awalnya permohonan Rp15 juta, akhirnya disetujui Rp6,7 juta lebih.

Adanya peningkatan kasus atau perkara perlindungan perempuan dan anak yang siginifkan ini, pihaknya berharap para orang tua lebih intensif untuk melakukan pengawasan terhadap anaknya. Terutama anak yang masih berada di bawah umur. (120)

Baca juga :  Jegeg Bagus Jembrana Diharapkan Jadi Mentor Generasi Muda

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini