Gandeng Empat Perusahaan Wujudkan Gianyar Nol Sampah

picsart 22 09 25 17 50 10 985
TANGANI SAMPAH - Bupati Gianyar, I Made Mahayastra bekerjasama dengan 4 perusahaan untuk menangani sampah di ruang kerja Bupati Gianyar, Sabtu (24/9/2022).

Gianyar, DENPOST.id

Semakin maju sebuah peradaban, semakin berat tantangan pelestarian lingkungan yang dihadapi. Hal tersebut, disampaikan Bupati Gianyar, I Made Mahayastra, saat menyerahkan bantuan truk sampah di salah satu desa di Kabupaten Gianyar. Pernyataan Bupati Mahayastra tersebut menandakan pembangunan dilakukannya dengan bertujuan memajukan kehidupan masyarakat dan tidak akan mengabaikan pelestarian lingkungan.

Salah satunya, yakni masalah sampah. Di mana, permasalahan klasik yang tidak pernah usai. Komitmen pemerintah dan komitmen masyarakat harus sama agar masalah sampah ini tidak terus menjadi momok menakutkan.

Baca juga :  Pekerja Tertimbun Longsor, Satu Tewas dan Satu Luka-luka

Wujud komitmen Pemkab Gianyar mengatasi masalah sampah ini, ditunjukkan melalui perbaikan TPA Temesi di awal Pemerintahan Bupati Mahayastra. Juga pembangunan TPS3R di berbagai desa yang mengedukasi masyarakat bagaimana melakukan pemilahan sampah.

Terkini, Bupati Gianyar, I Made Mahayastra menggandeng empat perusahaan untuk menangani masalah sampah ini. Bupati Mahayastra menandatangani MoU dengan PT Sucofindo tentang pengelolaan incinerator, dengan Yayasan Pemilahan Sampah Temesi tentang pengolahan sampah menjadi bahan bakar (refuse-derived fuel/RDF), dengan PT Arta Asia Putra tentang pengolahan sampah menjadi makanan magot dan MoU dengan Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH) Bali, tentang pembinaan masyarakat terkait pengelolaan sampah rumah tangga.

Baca juga :  Komisi II Apresiasi Program Pelatihan Disperindag

Penandatanganan MoU dilakukan di ruang kerja Bupati Gianyar, Sabtu (24/9/2022). Setelah ini akan ditindaklanjuti dengan studi kelayakan, kemudian penyusunan perjanjian kerjasama. Kerjasama ini akan dimulai pada tahun anggaran 2023.

Kesepakatan ini, bermula dari adanya bantuan Bank Dunia melalui Kementerian PUPR kepada Pemkab Gianyar untuk pembangunan 4 unit TPST (tempat pengolahan sampah terpadu). Di TPA Temesi 2 unit TPST, di Bitera dan Desa Adat Junjungan masing-masing 1 unit TPST. Ke-4 unit TPST tersebut, telah selesai dibangun pada Agustus, dan bidang-bidang pengelolaannya dikerjasamakan dengan 4 perusahaan tersebut.

Baca juga :  Mobilitas Jelang Akhir Tahun Dibatasi, Warga Diminta Hindari Kerumunan

Bupati Mahayastra menyebutkan pengelolaan TPST diserahkan kepada ahlinya, sehingga bisa bermanfaat maksimal. “Saya ingin Gianyar zero waste, TPA Temesi zero waste, tidak ada lagi tumpukan sampah. Melalui kerjasama ini kita akan wujudkan Gianyar yang nol sampah,” harap Mahayastra. (116)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini