Pelanggan Keluhkan Kenaikan Tarif PDAM

picsart 22 09 25 18 36 30 901
Direktur Perumda Air Minum Tirta Amertha Jati Jembrana, I Gusti Ngurah Sumber Wijaya.

Negara, DENPOST.id

Belakangan ini, pelanggan PDAM/Perumda Air Minum Tirta Amertha Jati Jembrana, sering mengeluhkan adanya kenaikan tarif rekening. Keluhan tersebut, menadapat tanggapan dari Pelaksana Tugas Direktur Perumda Air Minum Tirta Amertha Jati Jembrana, I Gusti Ngurah Sumber Wijaya.

Sumber Wijaya, Jumat (23/9/2022), mengatakan pihaknya menduga ada kebocoran instalasi pelanggan, sehingga ada peningkatan pemakaian air tanpa disadari oleh pelanggan. Selain itu, adanya kerusakan pada water meter pelanggan, sehingga tidak terbaca penggunaan air.

Sumber Wijaya menjelaskan munculnya keluhan dari pelanggan yang terjadi beberapa bulan terakhir karena ada perbaikan sistem pencatatan digital. Menurut dia, awalnya pencatatan water meter dilakukan manual dan menggunakan aplikasi pencatatan yang menggunakan teknologi android. Perubahan sistem pencatatan ini, berdasarkan saran dari BPKP karena antara air yang dikeluarkan dengan pendapatan tidak sesuai.

Diduga penyebabnya ada kebocoran, sehingga pendapatan lebih rendah dari air yang keluar. Kebocoran ini, tidak hanya di pelanggan tetapi di jaringan utama.

Baca juga :  Ngamuk, ODGJ Diamankan

Dikatakannya potensi kebocoran sekitar 29 persen dari dari produksi, sehingga setiap hari pegawai Perumda Air Minum melakukan perbaikan jaringan untuk menutup kebocoran. Setelah perubahan sistem pencatatan berjalan dengan aplikasi di tingkat pelanggan, munculah tarif yang sesuai dengan penggunaan air yang tercatat aplikasi.

Sejumlah pelanggan ada yang tercatat menggunakan air cukup banyak, sehingga rekeningnya membengkak dibandingkan sebelumnya saat pencatatan manual. Pelanggan yang tagihan tarifnya naik, sudah banyak yang datang dan mengeluhkan tarif yang naik. Setelah ditelusuri, ternyata ada kebocoran pada instalasi jaringan air di rumah pelanggan.

Baca juga :  Meninggal, Kakek Telantar Dikuburkan Dinas Sosial Jembrana

Pelanggan yang mendapat tagihan air tinggi, dicek dan ketika ditemukan kebocoran pada instalasi maka harus diperbaiki sendiri, karena instalasi setelah water meter merupakan tanggung jawab pelanggan.

Pihaknya siap melakukan penyesuaian tarif, kalau ada kebocoran instalasi pelanggan harus diperbaiki, sehingga ketika tagihan bulan berikutnya tidak ada kenaikan tarif yang tinggi, karena kebocoran sudah diperbaiki. (120)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini