BWS Bali Penida Temui Bendesa Adat untuk Tangani Abrasi di Tanjung Benoa

picsart 22 09 26 19 03 25 753
PARAH - Abrasi parah yang terjadi di pesisir Pantai Tanjung Benoa.

Kutsel, DENPOST.id

Pastikan penanganan abrasi pesisir Tanjung Benoa, pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali Penida, telah bertemu Bendesa Adat Tanjung Benoa, Made Wijaya. Hal itu diungkapkan, Kepala Satuan Non Vertikal Tertentu (SNVT) Pelaksana Jaringan Sumber Air (PJSA) BWS Bali Penida, I Wayan Riasa.

Pertemuan membahas kepastian penanganan abrasi ini kata dia, dilakukan pada, Jumat (23/9/2022).

Dalam pertemuan tersebut, pihaknya menyampaikan abrasi Pantai Tanjung Benoa, akan ditanggulangi pada tahun ini.
Hal ini dilakukan merespon permintaan masyarakat agar penanganan abrasi segera dilakukan. Di mana hasil kajian, dalam pengerjaan nanti akan dilakukan sejumlah pekerjaan fisik di lokasi.

Pengerjaan fisik yang dimaksud, yakni pembangunan groin atau tanggul penahan ombak. Selain itu juga akan dilakukan pengisian pasir. Hal itu, sambung dia, sesuai hasil kajian pihaknya dan menyesuaikan dengan permintaan masyarakat.

Baca juga :  Cari Sinyal, Siswa di Banjar Penyaban Belajar Daring di Tegalan

Pengerjaan proyek pesisir ini, akan menjadi satu paket dengan penanganan abrasi di Pantai Nusa Dua dan Sanur, dalam proyek Paket Bali Beach Conservation Project (BBCP) Phase II.

Sementara Kepala Dinas PUPR Badung, IB Surya Suamba dihubungi, Senin (26/9/2022), juga mengaku sudah menerima laporan terkait terjadinya abrasi tersebut. Pihaknya juga akan melakukan penataan sejumlah bangunan di Pantai Tanjung Benoa.

Camat Kutsel, I Ketut Gede Arta juga membenarkan kalau permasalahan abrasi Pantai Tanjung Benoa, sudah menjadi atensi pihak BWS Bali Penida. Bahkan beberapa kali pertemuan sudah dilakukan di Kantor Camat Kutsel. (113)

Baca juga :  Badung Raih Penghargaan Natamukti

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini