Puluhan Kader PKK Gianyar Dibekali Pelatihan Kepemimpinan

picsart 22 09 26 19 04 49 766
PELATIHAN KEPEMIMPINAN - Puluhan kader PKK kecamatan dan PKK desa/kelurahan, saat mengikuti pelatihan kepemimpinan di Museum Subak Masceti, Blahbatuh, Gianyar, Senin (26/9/2022).

Gianyar, DENPOST.id

Guna menunjang peran perempuan dalam berorganisasi, serta untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan perempuan, Pemerintah Kabupaten Gianyar melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Gianyar melaksanakan pelatihan kepemimpinan pada kegiatan advokasi kebijakan dan pendampingan peningkatan partisipasi perempuan dalam bidang politik, hukum, sosial dan ekonomi. Kegiatan ini berlangsung di Museum Subak Masceti, Senin (26/9/2022).

Acara dibuka Kepala Dinas P3AP2KB Gianyar, Cokorda Gede Bagus Lesmana Trisnu.

Baca juga :  Karyawan Kafe Dikeroyok, Polisi Buru Pelaku

Ketua Panitia Pelatihan Kepemimpinan, I Ketut Suleman mengatakan pelatihan kepemimpinan dilaksanakan guna meningkatkan peran perempuan potensial pedesaan dalam proses pengambilan keputusan, meningkatkan komitmen penentu kebijakan untuk melindungi dan memenuhi hak-hak perempuan dan anak di pedesaan guna mempercepat terwujudnya kesetaraan antara perempuan dan laki-laki dalam kehidupan berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang berkeadilan gender.

Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menekan terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak guna mewujudkan desa maju, damai dan sejatera. “TP PKK desa selalu bersinergi dengan pemerintah desa dalam mengelola pembangunan yang berkeadilan gender untuk mewujudkan desa ramah perempuan dan anak,” kata Suleman.

Baca juga :  Kunjungi RSUD Sanjiwani, Kementerian Kesehatan Beri Alat Percepatan Kesembuhan Pasien Covid-19

Pelatihan kepemimpinan diikuti 77 orang peserta berasal dari TP PKK kecamatan, serta TP PKK desa/kelurahan se-Kabupaten Gianyar.

Lebih lanjut dia mengatakan pelatihan ini, merupakan langkah awal dalam membangun kesadaran kesetaraan gender antara perempuan dan laki-laki mempunyai hak yang sama dalam akses, partisipasi, kontrol dan manfaat dari pembangunan dari berbagai sektor.

“Suara perempuan, permasalahan perempuan dan kebutuhan perempuan dapat terakomodasi yang diaktualisasi dalam program dan penganggaran melalui strategi pengarusutamaan gender untuk mencapai SDGs desa dan mewujudkan pengembangan desa ramah perempuan dan peduli anak (DRPPA),” tandasnya. (116)

Baca juga :  Siswa SMP Tewas Gantung Diri, Tinggalkan Selembar Surat Wasiat

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini