Gubernur Koster Serahkan SHM Gratis di Semarapura Klod-Kangin

kosterku
SERAHKAN 64 SHM - Gubernur Bali Wayan Koster foto bersama setelah menyerahkan 64 SHM secara gratis ke warga Semarapura Klod-Kangin, Minggu (25/9/2022). (DenPost.id/ist)

Semarapura, DenPost.id

Gubernur  Bali Wayan Koster diapresiasi masyarakat Klungkung, mampu menuntaskan konflik agraria yang terjadi sejak tahun 1970 di Kelurahan Semarapura Klod-Kangin, Klungkung. Hal itu terungkap saat

Gubernur Koster menyerahkan 64 Sertifikat Hak Milik (SHM) secara gratis ke warga Semarapura Klod-Kangin dengan total luas tanah 1,1 hektar pada Minggu (25/9/2022). Acara ini dirangkaikan dengan penandatanganan Prasasti Reforma Agraria di Kelurahan Semarapura Klod-Kangin yang Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Bali Andri Noviandri, Bupati Klungkung Nyoman Suwirta dan Ketua DPRD Klungkung Anak Agung Gde Anom.

Tuntasnya konflik agraria di Kelurahan Semarapura Klod-Kangin, Klungkung, ini semakin menambah catatan sejarah perjuangan Gubernur Koster dalam menangani reforma agraria di Pulau Dewata secara cepat dan manfaatnya dirasakan masyarakat Bali. Hal itu terbukti setelah mantan anggota DPR RI tiga periode dari Fraksi PDI Perjuangan ini berhasil  menuntaskan konflik agraria sejak tahun 1960 di Desa Sumberklampok, Gerokgak,  Buleleng, yang luasnya 612 hektar tanah.

Kedua: menuntaskan konflik agraria sejak 1920 atau sudah 100 tahun lebih di Kelurahan Tanjung Benoa, Badung, yang luas lahannya 2,5 hektar. Ketiga: menuntaskan konflik agraria sejak 1970-an atau 52 tahun lamanya di Kali Unda, Semarapura Kangin, Klungkung, dengan total lahan seluas 12.850 m2.

Baca juga :  Harga Bawang Merah Tembus Rp31 Ribu Perkilogram di Pasar Galiran

Gubernur Koster menyampaikan selamat kepada 64 warga Kelurahan Semarapura Klod-Kangin yang memperoleh SHM. “Sebelum sertifikat ini diserahkan, saya mengeluarkan surat keterangan bahwa lahan yang ditempati warga di sini status kepemilikannya bukan dari Pemerintah Provinsi Bali, sehingga bisa diproses oleh BPN Provinsi Bali. Kemudian BPN Klungkung mendapat tugas memproses penyertifikatan tanah tersebut hingga diberikan ke 64 warga secara gratis,” tegas Gubernur asal Desa Sembiran, Buleleng ini, disambut tepuk tangan warga.

Baca juga :  Pesan Hampir 1 Kg Narkoba DMT dari Peru, Warga Australia Dibekuk

Gubernur Koster menegaskan bahwa di era kepemimpinannya tidak boleh ada yang macam–macam dalam memproses program Reforma Agraria, sehingga semua harus clear untuk kepentingan masyarakat. “Jadi bekerja untuk rakyat, ya harus untuk rakyat. Jangan macam–macam, apalagi sudah ada kebijakan Reforma Agraria,” tegas Gubernur tamatan ITB ini.

Dia lalul bertanya ke warga penerima sertifikat tanah, ‘’Apakah bapak/ibu ada yang dimintain duit nggak?’’ Warga menjawabnya, ‘’Tidak,’’

Gubernur Koster mengungkapkan masalah Reforma Agraria ini dilakukannya, karena ikut merasakan bagaimana menjadi orang susah di masa kecil.  Segala sesuatu yang bersentuhan dengan masalah masyarakat, Koster akan menyelesaikannya sepanjang sesuai dengan peraturan perundang–undangan, dan bisa dipertanggungjawabkan. “Semua masalah Reforma Agraria di Bali akan saya selesaikan, karena sangat sejalan dengan kebijakan Presiden RI Bapak Ir. Joko Widodo untuk mempercepat pelaksanaan Reforma Agraria,” jelasnya.

Baca juga :  Giri Prasta Tegaskan Badung Tidak Lakukan PKM

Gubernur Koster berpesan kepada warga bahwa sertifikat yang diperoleh adalah barang yang sangat berharga. Maka dari itu simpanlah baik–baik dan diarsip berupa fotokopi juga. “Saya minta sertifikat tanah ini jangan dijual, dialihkan, dijadikan jaminan, dan disalahgunakan, namun harus diwariskan dari turun-temurun, serta rajin–rajinlah berdoa,” pesannya, disambut ucapan terima kasih dan tepuk tangan dari warga.

Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Bali Andri Noviandri mengatakan penyerahan sertifikat Reforma Agraria ini dilaksanakan dalam rangka menyelesaikan masalah agraria di sekitar Kelurahan Semarapura Klod-Kangin untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. (dwa)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini