Pembuat Taman Hias Ketagihan Nyabu, Ini Alasannya

picsart 22 09 27 14 52 40 223
NARKOBA - Tersangka kasus penyalahgunaan narkoba saat diperiksa polisi.

Bangli, DENPOST.id

Slamet Kuntarto alias Slamet (31) sudah sedari setahun terakhir secara berkala mengonsumsi narkotika jenis sabu-sabu (SS). Berawal dari iseng dengan ajakan teman saat di Jawa, buruh pembuat taman hias di Klungkung ini akhirnya ketagihan nyabu. Slamet mengaku ketergantungan SS untuk membangkitkan imajinasi saat main game slot online.

Slamet dibekuk di salah satu tempat di seputaran Jalan Tirta Empul, Desa Bebalang, Bangli, Sabtu (24/9/2022) sekitar pukul 20.00 malam lalu.
Dari penggeledahan, petugas mendapati barang bukti sabu dengan berat 0,95 gram bruto, satu pipet plastik warna bening, serta barang bukti lainnya. “Tersangka memiliki, menguasai narkotika jenis sabu karena tersangka ingin menggunakan/menyalahgunakan/memakai sabu tersebu untuk dirinya sendiri,” sebut Kasatresnarkoba Polres Bangli, AKP I Gusti Made Dharma Sudhira, Selasa (27/9/2022).

Baca juga :  Atribut Merah-Putih Sepi Pembeli

Slamet disangkakan Pasal 112 ayat (1) UU No.35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun atau paling lama 12 (dua belas) tahun.

Saat diinterogasi, tersangka mengaku belum pernah dihukum sebelumnya. Dia
ke Bangli dengan maksud mengambil sabu di TKP penangkapan. Tersangka mendapatkan sabu itu dari seseorang berinisial N dengan membeli seharga Rp 600.000. “Rencananya untuk dipakai sendiri di rumah bedeng di tempat bekerjanya yang berlokasi di Jl. By-pass IB mantra, Tohpati, Kusamba, Banjar Gunaksa, Dawan, Klungkung,” sambung Kasi Humas Polres Bangli, Iptu I Wayan Sarta.

Baca juga :  Bangli Siapkan RSJ dan Gedung SKB Sebagai Tempat Karantina PMI

Slamet yang asli Malang, Jawa Timur ini mengaku sudah setahun ini bekerja ikut kakaknya sebagai pembuat taman dan menjual tanaman hias. “Dia makainya (nyabu) tak rutin. Saat punya uang lebih dipakai beli barangnya. Dari N ini dia mengaku sudah beberapa kali beli.Yang kedua lokasi tempelannya di Gianyar tapi tersangka tidak ketemu barangnya diletakkan di mana. Lalu pindah ke Bangli, keburu kita sergap. Dengan N dia mengaku kenal di facebook, tidak pernah ketemu langsung,” beber Dharma Sudhira. (128)

Baca juga :  Diduga Gelapkan Uang Nasabah, Oknum Bendahara LPD Langgahan Ditahan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini