Kembangkan Wisata Bahari, Buleleng Gandeng BTB

picsart 22 09 27 16 34 07 905
DISKUSI - Penjabat Bupati Buleleng, Ketut Lihadnyana, saat berdiskusi di Lobi Astiti Wisma Kantor Bupati Buleleng, Selasa (27/9/2022).

Singaraja, DENPOST.id

Pemka. Buleleng mengambil langkah serius dalam upaya meningkatkan daya tarik wisata khususnya pada daerah tujuan wisata selam di Bali Utara. Terkait hal itu, dilaksanakan diskusi tindak lanjut hibah kapal perang eks. TNI AL (KRI Ki Hajar Dewantara – 364) yang dipimpin Penjabat (Pj) Bupati Buleleng, Ketut Lihadnyana, di Lobi Astiti Wisma Kantor Bupati Buleleng, Selasa (27/9/2022).

Berdasarkan pembahasan itu, ditentukan Desa Pacung, Kecamatan Tejakula sebagai lokasi penenggelaman serta pengelolaan destinasi wisata selam yang bekerjasama dengan pihak ketiga yaitu Bali Tourism Board (BTB). Hasil dari rapat ini akan dibuatkan berita acara sebagai balasan dari surat Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI.

Baca juga :  Isi Kekosongan Jabatan, Dua Camat dan Satu Kabag Dilantik Jadi Kadis

Ditemui usai kegiatan, Lihadnyana menerangkan bahwa hasil bahasan tadi ditentukan aspek teknis dengan menyepakati daerah perairan utara di Desa Pacung. Setelah itu menyiapkan surat permohonan dana hibah yang nantinya dikelola secara Tripartit karena perairan itu kewenangan dari Pemprov Bali, hibah kapal itu nantinya milik Pemkab Buleleng, setelah itu pengelolaannya dari BTB.

Lihadnyana menjelaskan, dipilihnya pacung sebagai lokasi tujuan destinasi karena di daerah itu kondisi perairan dengan lahan di daratan menjadi satu kesatuan dan lahan itu merupakan milik desa adat atau milik pemerintah. Dengan begitu, BTB selaku pengelola dapat membuat bangunan pendukung serta menyiapkan sarana prasarana semacam replikasi kapal perang yang ditenggelamkan itu. “Tripartit ini pijakan kita dalam mengelola DTW baru dalam bentuk wisata bahari,” jelasnya.

Baca juga :  Raih Predikat Desa Brilian, Desa Panji Berbagi Ini

Lebih lanjut Lihadnyana menyebutkan, jika proses penenggelaman ini sudah berjalan nantinya harus ada pemeliharaan yang menjadi tanggung jawab BTB dengan mengajak masyarakat lokal Buleleng sebagai tenaga kerja pada DTW itu, sehingga memberikan kontribusi kepada Pemkab Buleleng.
Lihadnyana berharap hal ini menjadi destinasi baru sehingga ada keseimbangan antara pengembangan pariwisata Bali Utara dengan Selatan. “Mudah-mudahan Buleleng cepat bangkit,” harapnya.

Sementara itu, Fredy selaku Wakil Sekretaris BTB menjelaskan, destinasi wisata baru ini rencananya akan dibuat di Bali Utara bagian timur. Ini akan dijadikan salah satu DTW bahari terbaik di Bali dan proyek ini bukan hanya sebatas penenggelaman kapal melainkan peningkatan ekonomi masyarakat sekitar dengan membuat penginapan, tempat makan, wisata bahari lainnnya.
Dikatakan Fredy, sasaran wisatawan yang akan mengunjungi DTW ini nantinya kebanyakan wisatawan dari Eropa dan Asia.
“Ditargetkan akhir tahun ini sudah bisa diproses mulai dari pembersihan kapal dan rencana penenggelamannya,” pungkasnya. (118)

Baca juga :  Mohon Restu, Pemkab Buleleng dan Pemprov Bali Gelar Doa Bersama

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini