Terima Paket Narkoba dan Obat Bius, Warga New Zealand Ditangkap

picsart 22 09 29 14 48 24 454
DITANGKAP - Seorang warga negara asing (WNA) berinisial MP (42) asal New Zealand ditangkap usai menerima paket narkoba dan obat bius.

Kereneng, DENPOST.id

Penyelundupan kokain, ekstasi dan obat bius dari Kanada menuju Bali digagalkan petugas gabungan Bea Cukai Ngurah Rai dan BNNP Bali. Paket tersebut dikirim menggunakan jasa pengiriman kantor pos yang ditujukan ke seorang warga negara asing (WNA) berinisial MP (42) asal New Zealand.

Selain mengamankan barang bukti narkoba dan obat bius, petugas juga menangkap MP di salah satu rumah di Perumahan Griya Alam Pecatu, Kuta Selatan, Badung, Selasa 30 Agustus 2022. “Awalnya paket tersebut tiba di kantor pos di Denpasar, pada 26 Agustus 2022. Karena paket tersebut mencurigakan, kemudian petugas memeriksa paket itu dengan menggunakan anjing pelacak yakni K-9 milik Bea Cukai Ngurah Rai,” kata Kepala BNNP Bali, Brigjen Gde Sugianyar Dwi Putra, didampingi Kepala Bea Cukai Ngurah Rai Mira Puspita Dewi, Kamis (29/9/2022).

Baca juga :  Kisruh Jaspel, Ombusman RI Datangi RSD Mangusada

Selanjutnya, petugas BNNP Bali melakukan control delivery (pengawasan pengiriman) terhadap alamat tujuan paket. Kemudian paket itu dikirim ke salah satu rumah di Perumahan Griya Alam Pecatu. “Paket itu lantas diambil oleh tersangka MP,” kata Sugianyar.

Tersangka MP langsung ditangkap. Kemudian barang bukti itu dibongkar. Di dalamnya berisi beberapa mail pos (kotak surat). Dalam kotak berisi kokain seberat 3,03 gram, MDMA atau ekstasi seberat 1,87 gram dan Ketamine atau obat bius seberat dengan berat 1,74 gram. “Kami masih kembangkan jaringan tersangka di Bali,” imbuh Sugianyar.

Baca juga :  DENPOST.id Raih Penghargaan Media Pengguna Bahasa Terbaik

MP yang diinterogasi petugas mengaku jika paket itu dikirim oleh temannya dari Kanada. Dan dia juga mengatakan baru sekali menerima paket. “Tersangka disangkakan Pasal 113 ayat 1 dan Pasal 112 Ayat 1 UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman penjara minimal empat tahun penjara dan maksimal hukuman mati,” pungkasnya. (124)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini