Pemulung dan Nelayan Butuh Perlindungan Jamsos Ketenagakerjaan

picsart 22 09 29 15 34 38 744
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali, Opik Taupik

Renon, DENPOST.id

Program Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa yang mencanangkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, yaitu 1 desa 100 pekerja rentan, dinilai sangat dibutuhkan masyarakat.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali, Opik Taupik, mengatakan, risiko saat melaksanakan tugas atau pekerjaan tentu tidak tidak bisa dihindari oleh siapapun. Terutama untuk pekerja rentan seperti pemulung, nelayan, petani dan lainnya, sehingga membutuhkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan. “Kami berharap apa yang sudah diinstruksikan Presiden dan juga respons yang dilakukan oleh pemerintah pusat dalam hal ini Ditjen Bina Pemdes Kemendagri, dapat ditindaklanjuti bersama oleh pemerintah provinsi, kabupaten dan kota,” katanya, Kamis (29/9/2022).

Baca juga :  PPDN dari Zona Hitam Harus Tes Cepat Ulang di Gilimanuk

Menurut Opik, pencanangan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan itu merupakan upaya saling bahu-membahu menciptakan ekosistem pekerja di desa yang sejahtera. “Undang-Undang Dasar 1945 sudah mengamanatkan setiap orang berhak atas jaminan sosial yang memungkinkan pengembangan dirinya secara utuh sebagai manusia yang bermartabat, dan juga dipertegas dengan Instruksi Presiden Joko Widodo. Mari niat mulia ini sama-sama kita upayakan, yang tujuan akhirnya tidak hanya pekerja di ekosistem desa, namun semua pekerja Indonesia akan hidup sejahtera,” pungkasnya. (124)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini